Asuhan Keperawatan Luka Post Op Debridement Pada Pasien Abses Colli Akibat Infeksi Gigi : Laporan Kasus = Nursing Care for Post-Op Wound Debridement in a Patient with Colli Abscess Due to Dental Infection: Case Report


MUTMAINNA, MUTMAINNA (2026) Asuhan Keperawatan Luka Post Op Debridement Pada Pasien Abses Colli Akibat Infeksi Gigi : Laporan Kasus = Nursing Care for Post-Op Wound Debridement in a Patient with Colli Abscess Due to Dental Infection: Case Report. Skripsi thesis, universitas hasanuddin.

[thumbnail of R014242027-fullll.pdf] Text
R014242027-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 September 2028.

Download (713kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang : Abses colli merupakan infeksi serius pada ruang fasial leher yang ditandai dengan penumpukan pus akibat penyebaran infeksi, salah satunya berasal dari infeksi gigi. Penatalaksanaan abses colli tidak hanya bergantung pada terapi antibiotik, tetapi juga memerlukan tindakan insisi, drainase, dan debridement sebagai terapi definitif. Setelah tindakan tersebut, perawatan luka menjadi aspek penting dalam asuhan keperawatan untuk mendukung proses penyembuhan dan mencegah komplikasi lanjutan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan luka pada pasien post debridement dengan diagnosis medis abses colli. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan observasi selama dua minggu pada satu pasien di Ruang Perawatan Lontara 4 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif melalui pengkajian langsung menggunakan format asuhan keperawatan luka serta penilaian luka menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT), didukung oleh data rekam medis dan pemeriksaan laboratorium. Hasil : Hasil studi kasus menunjukkan bahwa luka pasien mengalami peningkatan skor BJWAT pada akhir periode observasi, yang mengindikasikan perburukan kondisi luka, terutama pada parameter ukuran luka, jaringan nekrotik, serta jumlah dan jenis eksudat. Selain itu, faktor sistemik seperti hiperleukositosis, anemia, trombositopenia, hipoalbuminemia, dan peningkatan prokalsitonin berperan dalam menghambat proses penyembuhan luka. Kesimpulan : Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa penyembuhan luka post debridement pada pasien abses colli dipengaruhi oleh kondisi lokal luka dan faktor sistemik pasien. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan luka yang terstandar, pengendalian infeksi, manajemen eksudat yang optimal, serta perhatian terhadap kondisi sistemik pasien guna mendukung proses penyembuhan luka secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Abses colli, debridement, perawatan luka, Bates-Jensen Wound Assessment Tool
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Profesi Keperawatan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Sep 2026 02:59
Last Modified: 28 Sep 2026 02:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58265

Actions (login required)

View Item
View Item