NURHANA, NURHANA (2026) MANAJEMEN NYERI PADA PASIEN ACUTE LIMB ISCHEMIA LEFT LOWER EXTREMITY RUTHERFORD III: STUDI KASUS DI RUANG CVCU PJT RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO = THE IMPLEMENTATION OF PAIN MANAGEMENT ON PAIN CHARACTERISTICS IN PATIENTS WITH ACUTE LIMB ISCHEMIA LEFT LOWER EXTREMITY III AT THE CVCU PJT WAHIDIN SUDIROHUSODO GENERAL HOSPITAL MAKASSAR. Skripsi thesis, universitas hasanuddin.
R014242022-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 September 2028.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Acute Limb Ischemia (ALI) atau iskemia tungkai akut adalah kondisi kegawatdaruratan vaskular dengan gejala turunnya perfusi darah secara mendadak pada ekstremitas bawah yang mengancam kemampuan anggota tubuh yang terpapar, umumnya terjadi dalam kurung waktu kurang dari 14 hari sejak onset gejala. Manifestasi klinis ALI disingkat dengan 6P: Pain, Pallor, Pulselessness, Parasthesia, Poikilothermia, dan Paralysis. Nyeri adalah salah satu gejala yang paling khas dan mengganggu pada pasien Acute Llimb Ischemia (ALI) dengan karakteristik iskemik, tajam, dan biasanya tidak responsive terhadap analgesik standar tanpa intervensi yang optimal. Manajemen nyeri yang efektif dengan kasus ALI penting untuk mengurangi penderitaan pasien, akan tetapi berpotensi pula dalam mempengaruhi respon hemodinamik, seperti tekanan darah dan denyut jantung, yang berperan dalam stabilitas pasien sebelum tindakan reperfusi. Belum banyaknya studi mengenai manajemen nyeri terhadap karakteristik nyeri pada pasien Acute Limb Ischemia, terlebih bagaimana status hemodinamiknya setelah dilakukan tindakan. Tujuan Penelitian: Untuk mengevaluasi pentingnya manajemen nyeri yang berkelanjutan terhadap perubahan karakteristik nyeri dan stabilitas pasien di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo terkhusus di ruang CVCU, baik dengan farmakologis maupun nonfarmakologis. Metode: Studi kasus dilakukan pada pasien perempuan berusia 89 tahun dengan Acute Limb Ischemia Rutherford III, intervensi berupa manajemen nyeri. Hasil: Secara keseluruhan, terhadap hasil yang positif setelah dilakukan intervensi keperawatan. Kesimpulan: Intervensi keperawatan yang dilakukan pada pasien Acute Limb Ischemia Rutherford III dengan manajemen nyeri melalui terapi farmakologi dan nonfarmakologi (reposisi/positioning) memberikan hasil yang positif pada pasien. Tindakan tersebut memberikan optimalisasi pada kondisi pasien yang mengalami nyeri pada perfusi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Acute Limb Ischemia, Terapi Farmakologis, Terapi Reposisi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Profesi Keperawatan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:56 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58264 |
