Case Study : Penerapan Head Up Position 30º Terhadap Kestabilan Tekanan Intrakranial Pasien Traumatic Brain Injury Di Ruang IGD Central 1 Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. = Case Study: Application of the 30º Head-Up Position to Stable Intracranial Pressure in Traumatic Brain Injury Patients in the Emergency Room of Central 1, Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar.


TANDI, TITUS (2026) Case Study : Penerapan Head Up Position 30º Terhadap Kestabilan Tekanan Intrakranial Pasien Traumatic Brain Injury Di Ruang IGD Central 1 Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. = Case Study: Application of the 30º Head-Up Position to Stable Intracranial Pressure in Traumatic Brain Injury Patients in the Emergency Room of Central 1, Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar. Skripsi thesis, universitas hasanuddin.

[thumbnail of R014242017-fulll.pdf] Text
R014242017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Titus Tandi R014242017. Case Study : Penerapan Head Up Position 30º Terhadap Kestabilan Tekanan Intrakranial Pasien Traumatic Brain Injury Di Ruang IGD Central 1 Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pembimbing Syahrul Ningrat. LatarBelakang : Traumatic Brain Injury (TBI) merupakan kegawatdaruratan neurologis yang sering disertai peningkatan tekanan intrakranial (TIK) dan gangguan respirasi seperti dyspneu. Peningkatan TIK dapat memperburuk perfusi serebral dan mempercepat terjadinya cedera otak sekunder. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang direkomendasikan dalam manajemen awal pasien TBI adalah pengaturan posisi pasien, khususnya head up position 30°, yang bertujuan menurunkan TIK, meningkatkan aliran balik vena serebral, menurunkan kongesti vena, serta memperbaiki ventilasi dan oksigenasi. Tujuan : Menganalisis efektivitas penerapan head up position 30° terhadap kestabilan tekanan intrakranial dan kondisi respirasi pada pasien Traumatic Brain Injury di ruang IGD Central 1 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case study) pada satu pasien TBI dengan penurunan kesadaran dan dyspneu. Pengkajian dilakukan secara komprehensif menggunakan pendekatan ABCDE, disertai pemantauan tanda-tanda vital, status neurologis, dan parameter respirasi. Intervensi utama yang diterapkan adalah head up position 30° dengan posisi kepala dan leher sejajar (midline), disertai pemantauan berkala terhadap respon klinis pasien. Hasil : Hasil pemantauan menunjukkan bahwa penerapan head up position 30° berkontribusi terhadap stabilisasi kondisi pasien. Terjadi perbaikan stabilitas hemodinamik, penurunan tekanan darah sistolik secara bertahap, saturasi oksigen tetap optimal, serta tidak ditemukan tanda klinis peningkatan tekanan intrakranial selama periode observasi. Kondisi neurologis pasien relatif stabil dengan nilai GCS yang tidak mengalami penurunan. Kesimpulan dan Saran : Head Up Position 30° dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri yang aman dan berbasis bukti dalam penatalaksanaan pasien Traumatic Brain Injury di Instalasi Gawat Darurat. Disarankan agar perawat gawat darurat menerapkan posisi head up 30º secara konsisten sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan pada pasien TBI dengan risiko peningkatan TIK, dengan tetap mempertimbangkan kondisi hemodinamik dan kontraindikasi. Kata Kunci: traumatic brain injury, tekanan intrakranial, head up position 30°, keperawatan gawat darurat, perfusi serebral, dyspneu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Traumatic brain injury, tekanan intrakranial, head up position 30°, keperawatan gawat darurat, perfusi serebral, dyspneu.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Profesi Keperawatan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Sep 2026 02:37
Last Modified: 28 Sep 2026 02:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58257

Actions (login required)

View Item
View Item