PADANG, DOMI RICO ARUNG (2025) PENERAPAN COPULA CLAYTON DAN EXTREME VALUE THEORY DALAM MENGHITUNG CONDITIONAL VALUE AT RISK (Studi Kasus: Penutupan Saham PT. Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT. Unilever Indonesia Tbk). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H051211034-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Value at Risk (VaR) digunakan untuk mengukur risiko portofolio, namun tidak memperhitungkan kerugian ekstrem di ekor distribusi. Conditional Value at Risk (CVaR) menjadi solusi dengan estimasi risiko yang lebih konservatif. Copula Clayton digunakan untuk menangkap ketergantungan antar aset dan mensimulasikan data, sedangkan Extreme Value Theory (EVT) berfungsi untuk memodelkan kejadian ekstrem melalui distribusi Generalized Pareto. Kombinasi keduanya memungkinkan pengukuran risiko portofolio yang lebih realistis untuk diterapkan pada saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk sebagai representasi sektor konsumsi primer yang stabil di pasar keuangan Indonesia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk Memperoleh nilai CvaR yang merepresentasikan estimasi risiko pada saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk dengan mengaplikasikan metode EVT dari simulasi data Copula Clayton. Metode. Penelitian ini terdiri dari dua tahap: (1) membentuk struktur ketergantungan return saham Indofood dan Unilever dengan simulasi Copula Clayton, dan (2) menganalisis risiko ekstrem menggunakan EVT untuk menghitung CVaR. Hasil. Hasil analisis menunjukkan nilai CVaR portofolio saham Indofood dan Unilever sebesar 4,71% pada tingkat kepercayaan 90%, 51,3% pada 95%, dan 65,3% pada 99%. Nilai ini meningkat seiring kenaikan tingkat kepercayaan, yang merepresentasikan rata-rata kerugian ekstrem yang semakin besar. Kesimpulan. Pendekatan EVT GPD yang dikombinasikan dengan simulasi Copula Clayton efektif dalam menggambarkan ketergantungan antar aset dan mengukur risiko ekstrem portofolio. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai CVaR meningkat seiring dengan tingkat kepercayaan, sehingga metode ini mampu memberikan estimasi risiko yang lebih konservatif dan realistis pada kondisi pasar ekstrem, terkhusus pada saham Indofood dan Unilever.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Statistika |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 01:50 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 01:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58243 |
