Collaborative Governance dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Anak Usia Dini di Kabupaten Wajo = Collaborative Governance in Efforts to Prevent Early Marriage in Wajo Regency


ANNISA, SITI NURUL FAHRIZAH (2026) Collaborative Governance dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Anak Usia Dini di Kabupaten Wajo = Collaborative Governance in Efforts to Prevent Early Marriage in Wajo Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
E051211015-yBISa8ldR1fXHqEh-20260422122433.jpeg

Download (410kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E051211015-1-2.pdf

Download (787kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E051211015-dp.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
E051211015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 September 2028.

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan tindakan collaborative governance dalam upaya pencegahan pernikahan anak usia dini di Kabupaten Wajo. Tingginya kasus pernikahan anak di Kabupaten Wajo merupakan masalah multifaset yang melibatkan faktor sosial, budaya, dan ekonomi, sehingga menuntut adanya tata kelola kolaboratif lintas sektor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kerangka teori yang digunakan adalah collaborative governance dari Emerson, Nabatchi, dan Balogh yang meliputi dimensi dinamika kolaborasi dan tindakan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kolaborasi dalam upaya pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Wajo telah memperkuat integrasi kebijakan, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta menekan secara signifikan angka perkawinan anak yang tercatat secara hukum. Pembentukan sekretariat bersama, sistem peringatan dini berbasis partisipasi, serta kampanye berbasis kearifan lokal menjadi instrumen penting dalam pencegahan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya dampak ikutan berupa meningkatnya praktik perkawinan tidak tercatat sebagai respons sebagian masyarakat terhadap penegakan hukum formal. Temuan ini mengindikasikan bahwa tata kelola kolaborasi belum sepenuhnya menjangkau praktik sosial informal yang mengakar di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi yang lebih adaptif, inklusif, dan sensitif terhadap konteks sosial budaya guna mewujudkan pencegahan perkawinan anak yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Collaborative Governance, Pernikahan Anak, Pencegahan, Nikah Siri, Kabupaten Wajo.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 26 Sep 2026 07:42
Last Modified: 26 Sep 2026 07:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58218

Actions (login required)

View Item
View Item