ESTIMASI KEBERADAAN BATUAN DASAR BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR UNTUK INTERPRETASI LITOLOGI BAWAH PERMUKAAN


M. FAIZ. S, M. FAIZ. S (2025) ESTIMASI KEBERADAAN BATUAN DASAR BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR UNTUK INTERPRETASI LITOLOGI BAWAH PERMUKAAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of H061201063-g1ue3BOmndwRF7WZ-20251008150732.jpg] Image
H061201063-g1ue3BOmndwRF7WZ-20251008150732.jpg

Download (385kB)
[thumbnail of H061201063-1-2.pdf] Text
H061201063-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of H061201063-dp.pdf] Text
H061201063-dp.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of H061201063-fulll.pdf] Text
H061201063-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK M FAIZ S. ESTIMASI KEBERADAAN BATUAN DASAR BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR UNTUK INTERPRETASI LITOLOGI BAWAH PERMUKAAN (dibimbing oleh Drs. Erfan Syamsuddin, M.Si). Latar Belakang. Penelitian ini membahas estimasi keberadaan dan kedalaman batuan dasar menggunakan data mikrotremor untuk interpretasi litologi bawah permukaan di wilayah Palu Barat. Mikrotremor dipilih karena sifatnya yang pasif, non-destruktif, dan mampu merekam gelombang permukaan secara kontinu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kedalaman batuan dasar dan menginterpretasikan litologi bawah permukaan di wilayah Palu Barat dengan memanfaatkan data mikrotremor. Metode. Data diolah menggunakan metode Horizontal-to-Vertical Time-Frequency Analysis (HVTFA) untuk memperoleh kurva eliptisitas gelombang Rayleigh. Kurva ini kemudian diekstraksi dengan Max2Curve dan diinterpretasi melalui proses inversi menggunakan Neighborhood Algorithm (NA) pada perangkat lunak Dinver untuk mendapatkan profil kecepatan gelombang geser (Vs), yang selanjutnya diturunkan menjadi parameter elastik seperti kecepatan gelombang primer (Vp), densitas (ρ), impedansi akustik (AI), dan rasio Poisson (ν). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai Vs secara signifikan dengan bertambahnya kedalaman, yang merefleksikan transisi dari lapisan sedimen lepas menuju batuan keras. Crossplot antara Vp–AI serta AI–ν digunakan untuk mengklasifikasikan litologi bawah permukaan dan memperkirakan posisi batuan dasar. Berdasarkan tiga titik pengukuran, litologi yang teridentifikasi meliputi lempung jenuh dan pasir aluvial pada lapisan dangkal, batupasir dan dolomit pada lapisan menengah, serta granit, gneiss, dan quartzite pada lapisan dalam sebagai batuan dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi analisis mikrotremor dengan parameter elastik mampu memberikan estimasi kedalaman batuan dasar, sekaligus mendukung interpretasi litologi dengan asumsi indikatif di kawasan rawan gempa seperti Kota Palu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 26 Sep 2026 07:38
Last Modified: 26 Sep 2026 07:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58211

Actions (login required)

View Item
View Item