Analisis Sirkulasi Arus Laut Di Perairan Parepare–Makassar Menggunakan Data Satelit dengan Pemodelan Hidrodinamika


ANINDA, IIS YUN (2025) Analisis Sirkulasi Arus Laut Di Perairan Parepare–Makassar Menggunakan Data Satelit dengan Pemodelan Hidrodinamika. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of H061211023-ymFj7a1p0To5UKfn-20251008151116.jpg] Image
H061211023-ymFj7a1p0To5UKfn-20251008151116.jpg

Download (364kB)
[thumbnail of H061211023-1-2.pdf] Text
H061211023-1-2.pdf

Download (485kB)
[thumbnail of H061211023-dp.pdf] Text
H061211023-dp.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of H061211023-fullll.pdf] Text
H061211023-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

IIS YUN ANINDA. Analisis Sirkulasi Arus di Parepare–Makassar Menggunakan Data Satelit dengan Pemodelan Hidrodinamika (dibimbing oleh Muhammad Alimuddin Hamzah). Latar Belakang. Perairan pesisir antara Parepare dan Makassar di Sulawesi Selatan merupakan wilayah semi-tertutup yang memiliki dinamika oseanografi kompleks akibat pengaruh pasang surut dan fenomena iklim seperti ENSO. Pemahaman terhadap sirkulasi arus di kawasan ini sangat penting untuk menjaga kestabilan ekosistem, mendukung navigasi maritim, serta merespons dampak perubahan iklim. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sirkulasi arus laut di wilayah Parepare–Makassar dengan pendekatan integratif menggunakan data satelit dan simulasi numerik berbasis model Delft3D. Metode. Penelitian menggunakan data sekunder seperti batimetri, pasang surut, dan angin yang diperoleh dari BMKG, GEBCO dan diolah menggunakan perangkat lunak Delft3D. Proses kalibrasi dan validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi terhadap data observasi pasang surut dari empat stasiun BMKG (Majene, Parepare, Barru, Makassar) untuk menjamin akurasi model. Hasil. Hasil simulasi menunjukkan bahwa fase pasang surut sangat memengaruhi pola arus. Arus pasang dominan terjadi pada malam hari dengan kecepatan maksimum mencapai 0,79 m/s dan arah ke timur laut, sementara arus surut bersifat lebih lemah dan menyebar ke arah barat daya. Visualisasi peta elevasi muka air, diagram windrose, dan scatter plot mendukung pola sirkulasi ini. Hasil validasi menunjukkan akurasi tinggi dengan koefisien determinasi (R²) hingga 99,68% dan RMSE relatif serendah 2,25%. Kesimpulan. Studi ini menyimpulkan bahwa pemodelan Delft3D yang dikombinasikan dengan data satelit mampu mensimulasikan dinamika hidrodinamika secara realistis di wilayah Parepare–Makassar. Temuan ini bermanfaat untuk perencanaan pelabuhan, pengelolaan zona pesisir, serta mitigasi risiko pasang surut akibat variabilitas iklim.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 26 Sep 2026 07:34
Last Modified: 26 Sep 2026 07:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58208

Actions (login required)

View Item
View Item