RISWANTO, BASO (2026) ANALISIS PENENTUAN STATUS MUTU AIR MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN (IP), CCME-WQI DAN STORET DI SUNGAI TALLO KOTA MAKASSAR = Analysis of Water Quality Status Determination Using the Pollution Index (PI), CCME-WQI, and STORET Methods in the Tallo River Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061221040-dpumYxnD0bPC6yHA-20260423153941.png
Download (215kB)
H061221040-1-2.pdf
Download (2MB)
H061221040-dp.pdf
Download (195kB)
H061221040-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
BASO RISWANTO. Analisis Penentuan Status Mutu Air Menggunakan Metode Indeks Pencemaran (IP), CCME-WQI dan STORET Di Sungai Tallo Kota Makassar. (dibimbing oleh Prof. Dr. Sakka, M.Si). Sungai Tallo di Kota Makassar mengalami tekanan pencemaran akibat aktivitas domestik dan industri yang ditandai dengan penurunan kualitas air, seperti rendahnya kadar oksigen terlarut dan meningkatnya beban pencemar. Penelitian sebelumnya umumnya hanya menggunakan satu metode penilaian kualitas air sehingga menghasilkan informasi yang parsial dan belum menggambarkan kondisi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status mutu air Sungai Tallo serta membandingkan metode Indeks Pencemaran (IP), CCME-WQI dan STORET untuk menentukan metode yang paling representatif. Data yang digunakan berupa data sekunder kualitas air tahun 2023–2025 pada empat titik pantau dengan parameter pH, BOD, COD, TSS, DO, nitrat, total fosfat, dan fecal coliform, yang dianalisis menggunakan ketiga metode serta pendekatan statistik berupa standar deviasi dan standar error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode IP menghasilkan nilai 0,47–1,82 dengan kategori memenuhi baku mutu hingga cemar ringan. Metode CCME-WQI menghasilkan nilai 75,05–100 dengan kategori cukup hingga sangat baik, sedangkan metode STORET berkisar antara 0 hingga −18 dengan kategori memenuhi baku mutu hingga tercemar sedang. Secara umum, kondisi mutu air Sungai Tallo tergolong relatif baik hingga tercemar ringan–sedang, namun menunjukkan penurunan kualitas pada tahun 2025, terutama di Anak Sungai Pampang. Hasil perbandingan menunjukkan metode IP memiliki nilai rata-rata 0,948 dengan standar deviasi 0,481 dan standar error 0,139 yang lebih kecil dibandingkan metode lainnya, sehingga menunjukkan tingkat stabilitas dan ketelitian yang lebih tinggi. Dengan demikian, metode Indeks Pencemaran (IP) dinilai lebih representatif dalam menilai kualitas air Sungai Tallo.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diperuntukan sebagai bahan pembelajaran, semoga memberikan manfaat bagi pembaca maupun masyarakat |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 05:52 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 05:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58192 |
