Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Aplikasi Biochar Sekam Padi dan Air Kelapa Muda Fermentasi = Response of Growth and Production of Shallots (Allium ascalonicum L.) to the Application of Rice Husk Biochar and Fermented Young Coconut Water


ZAHRATUL AINI, A. DWI (2026) Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Aplikasi Biochar Sekam Padi dan Air Kelapa Muda Fermentasi = Response of Growth and Production of Shallots (Allium ascalonicum L.) to the Application of Rice Husk Biochar and Fermented Young Coconut Water. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G011221068-04QLl3dviACoxOwS-20260525231434.jpg

Download (374kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011221068-1-2.pdf

Download (301kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011221068-dp.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G011221068-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Produktivitas bawang merah masih menghadapi kendala yaitu rendahnya kesuburan tanah dan ketersediaan unsur hara. Dalam hal ini dilakukan pemanfaatan biochar sekam padi sebagai pembenah dan suplay unsur hara serta penggunaan air kelapa muda fermentasi sebagai zat pengatur tumbuh yang mendukung pertumbuhan tanaman. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biochar sekam dan air kelapa muda fermentasi terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Metode. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2025, di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Terletak pada titik koordinat 5˚29’52’’S. 119˚55’34’’E pada ketinggian 491 mdpl. Penelitian disusun dalam bentuk pola Faktorial 2 Faktor dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama yaitu biochar sekam padi terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu kontrol, 10 ton ha-1, 20 ton ha-1. Faktor kedua air kelapa muda fermentasi yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu (0%,10%,20%, 30%). Hasil. Penelitian menunjukkan interaksi antara dosis biochar sekam padi 20 ton ha-1 dan konsentrasi air kelapa muda fermentasi 20% memberikan hasil rata-rata bobot umbi basah per rumpun yaitu 35.55 g, bobot kering umbi per rumpun yaitu 32.05 g, dan produksi umbi yaitu 10.67 ton ha-1. Biochar sekam padi dengan dosis 10 ton ha-1 menghasilkan tanaman tertinggi (42 hst) yaitu 45.15 cm. Air kelapa muda fermentasi dengan konsentrasi 20-30% memberikan rata-rata terbaik pada susut bobot umbi yaitu 11.13% dan diameter umbi segar yaitu 3.45 cm. Kesimpulan. Aplikasi biochar sekam padi 20 ton ha-1 serta pengunaan air kelapa muda fermentasi dengan konsentrasi 20% efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Air kelapa muda fermentasi, biochar sekam padi, bawang merah
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:50
Last Modified: 21 Sep 2026 07:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58182

Actions (login required)

View Item
View Item