ABDULLAH, DIAN RATNADILAH (2026) Interaksi Waktu Pemangkasan (Pruning) dan Varietas dalam Meningkatkan Produktivitas Padi Genjah= The Interaction Between Pruning Time and Variety in Enhancing the Productivity of Early-Maturing Rice. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011221066-Rco3OeTEd5VLnCFv-20260602151742.jpeg
Download (52kB)
G011221066-1-2.pdf
Download (301kB)
G011221066-dp.pdf
Download (171kB)
G011221066-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di Indonesia, namun produktivitasnya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti penurunan produksi dan dampak perubahan iklim. Penggunaan varietas padi genjah menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan indeks pertanaman dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan yang dinamis, namun potensi hasilnya masih perlu dioptimalkan melalui teknik budidaya yang tepat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penerapan pemangkasan (pruning) pada fase pertumbuhan tertentu untuk mengatur distribusi fotosintat dan meningkatkan efisiensi pembentukan hasil. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh waktu pemangkasan, serta menganalisis kombinasi waktu pemangkasan dan varietas yang paling efektif untuk meningkatkan produktivitas. Metode. Penelitian dilaksanakan di Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Mei hingga Agustus 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama terdiri atas 3 taraf perlakuan yakni tanpa pemangkasan, pemangkasan 23 HST, dan pemangkasan 36 HST. Anak petak terdiri atas 3 varietas yakni Cakrabuana, Padjajaran, dan M70D. Hasil. Terdapat interaksi nyata antara waktu pemangkasan dan varietas terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan hasil padi genjah. Kombinasi pemangkasan 23 HST dan varietas Padjajaran memberikan hasil terbaik terhadap produktivitas tanaman. Secara tunggal, pemangkasan 23 HST meningkatkan produksi per rumpun (23.76 g), sedangkan varietas Padjajaran menghasilkan produktivitas tertinggi (6.46 ton/ha) dengan kepadatan malai (5.06 bulir/cm). Varietas M70D menunjukkan jumlah anakan total tertinggi dibanding varietas lainnya. Kesimpulan. Kombinasi waktu pemangkasan 23 HST dan varietas Padjajaran merupakan perlakuan terbaik pada padi genjah. Varietas M70D unggul dalam pembentukan anakan, sedangkan varietas Padjajaran menunjukkan produktivitas tertinggi dengan kepadatan malai yang lebih tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Padi genjah, pemangkasan, produktivitas |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 05:39 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 05:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58181 |
