NURHAYANA, NURHAYANA (2025) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Inseminasi Buatan (IB) pada Sapi Potong di Desa Pacellekang, Kec. Pattallassang, Kab. Gowa.=Factors Influencing the Adoption of Artificial Insemination (AI) in Beef Cattle in Pacellekang Village, Pattallassang District, Gowa Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I011201198-oKU9QnIZdvktRVL1-20250808112313.png
Download (140kB)
I011201198-1-2.pdf
Download (572kB)
I011201198-dp.pdf
Download (133kB)
I011201198-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi Inseminasi Buatan (IB) pada sapi potong di Desa Pacellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Inseminasi Buatan merupakan teknologi reproduksi yang dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas dan mutu genetik sapi potong. Namun, tingkat adopsi teknologi ini masih bervariasi di kalangan peternak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 40 orang, terdiri dari peternak yang mengadopsi IB dan peternk tidak mengadopsi IB. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara variabel-variabel seperti pengalaman beternak, umur, pengetahuan, teknik pemeliharaan, akses transportasi, dan intensitas penyuluhan dengan adopsi IB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam variabel yang diuji, dua variabel yaitu pengetahuan peternak dan intensitas penyuluhan IB memiliki hubungan yang signifikan terhadap adopsi teknologi IB (nilai signifikansi < 0,05). Peternak dengan tingkat pengetahuan tinggi dan yang lebih sering mengikuti penyuluhan cenderung lebih menerima dan menerapkan teknologi IB. Sementara itu, variabel umur, pengalaman beternak, teknik pemeliharaan, dan akses transportasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p > 0,05), meskipun secara deskriptif masih memiliki pengaruh terhadap kemudahan pelaksanaan IB di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adopsi teknologi IB sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan intensitas penyuluhan yang diterima peternak. Hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi pemerintah dan lembaga penyuluhan dalam merancang program peningkatan produktivitas ternak sapi potong berbasis teknologi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Inseminasi Buatan, Sapi Potong, Adopsi Teknologi, Pengetahuan Peternak, Chi-Square. |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 04:00 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 04:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58123 |
