ARFAJAH, AISYAH AZZAHRAH (2025) Pengaruh Media STOP TB Board Game Dalam Pencegahan TB Pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Tamamaung, Kota Makassar = The Effect of the STOP TB Board Game Media on Tuberculosis Prevention Among Elementary School Children in Tamamaung Sub-district, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211060-NdMDHCanQjY6L9u1-20250926100751.jpg
Download (436kB)
K011211060-1-2.pdf
Download (744kB)
K011211060-dp.pdf
Download (505kB)
K011211060-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang dapat menyerang anak dengan imunitas rendah dan masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Pada Sulawesi Selatan terdapat sekitar 23.000 kasus TB, dengan 900 kasus TB anak di antaranya berasal dari Kota Makassar. Jika tidak ditangani, TB dapat menyebabkan komplikasi serius pada anak. Salah satu upaya pencegahan adalah melalui edukasi dengan media permainan edukatif. Tujuan. Menganalisis dan membandingkan pengaruh media STOP TB Board Game (eksperimen) dan ular tangga (kontrol) terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB pada anak sekolah dasar. Metode. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain quasi experiment non-randomized control group pre-test post-test. Sampel berjumlah 172 anak (86 pada masing-masing kelompok) yang dipilih menggunakan teknik purposive dan convenience sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon, Friedman, dan Mann-Whitney. Hasil. Pada kelompok eksperimen, 98,84% responden memiliki pengetahuan tinggi, 100% menunjukkan sikap positif, dan seluruhnya melakukan tindakan pencegahan yang baik pada post-test. Pada kelompok kontrol, 97,67% memiliki pengetahuan tinggi, 98,84% bersikap positif, dan 95,35% menunjukkan tindakan baik. Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Kesimpulan. STOP TB Board Game lebih efektif dibandingkan ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB. Saran. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan intervensi sejak awal semester dengan follow up di tengah periode serta menyesuaikan jumlah, durasi, dan waktu pengisian kuesioner agar responden tetap fokus. Instansi terkait, khususnya puskesmas, dinas kesehatan, dan LSM, diharapkan mengembangkan edukasi pencegahan TB di sekolah dasar melalui media interaktif seperti STOP TB board game untuk membentuk perilaku pencegahan sejak dini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis; anak Sekolah Dasar; STOP TB Board Game; ular tangga |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 05:21 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 05:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58110 |
