Pengaruh Gangguan Pasokan Air Bersih Dan Praktik Penyimpanan Air Bersih Rumah Tangga Terhadap Risiko Penularan Dengue di Kota Makassar


FIRDAUSI, NADIA RIZKIA (2025) Pengaruh Gangguan Pasokan Air Bersih Dan Praktik Penyimpanan Air Bersih Rumah Tangga Terhadap Risiko Penularan Dengue di Kota Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K011211134-3iLdg9RsZP7vwKDf-20251008133356.jpg] Image
K011211134-3iLdg9RsZP7vwKDf-20251008133356.jpg

Download (161kB)
[thumbnail of K011211134-1-2.pdf] Text
K011211134-1-2.pdf

Download (511kB)
[thumbnail of K011211134-dp.pdf] Text
K011211134-dp.pdf

Download (251kB)
[thumbnail of K011211134-fulll.pdf] Text
K011211134-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. DBD masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kota Makassar dengan 797 kasus pada 2024 dan 347 kasus hingga April 2025. Gangguan pasokan air bersih mendorong masyarakat menyimpan air dalam wadah yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan Aedes aegypti. Tujuan. Mengetahui pengaruh gangguan pasokan air bersih dan praktik penyimpanan air bersih rumah tangga terhadap risiko penularan Dengue di Kota Makassar tahun 2025. Metode. Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada April-Mei 2025 pada 111 rumah tangga yang dipilih melalui Stratified Proportional Random Sampling. Metode pengumpulan data yakni menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan Fisher-Exact dan Modified Poisson Regression. Hasil. Analisis bivariat menunjukkan gangguan pasokan air bersih berhubungan signifikan dengan CI (p=0,01), namun tidak dengan HI (p=0,354) maupun ABJ (p=0,354), praktik penyimpanan air tidak signifikan terhadap HI dan ABJ (p=0,597) namun tidak signifikan terhadap CI (p=0,051). Analisis multivariat menunjukkan praktik penyimpanan air kurang baik berpengaruh signifikan terhadap HI (aRR=1,14; 95% CI: 1,04–1,24) dan CI (aRR=1,46; 95% CI: 1,11–1,93), gangguan pasokan air kadang-kadang berhubungan dengan penurunan CI dan peningkatan ABJ (aRR=0,61; 95% CI: 0,40–0,92). Kesimpulan. Gangguan pasokan air berpengaruh terhadap CI, namun tidak terhadap HI dan ABJ, praktik penyimpanan air bersih tidak signifikan terhadap CI. Analisis multivariat menunjukkan praktik penyimpanan air kurang baik berpengaruh signifikan terhadap HI dan CI, sementara gangguan pasokan air kadang-kadang berhubungan dengan penurunan CI dan peningkatan ABJ.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 26 Sep 2026 03:26
Last Modified: 26 Sep 2026 03:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58099

Actions (login required)

View Item
View Item