NABILA S, FAIZAH ZASKIA (2025) Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Andalas Kota Makassar Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211196-C9PIGeLpcbjdUZwg-20250901165820.jpg
Download (321kB)
K011211196-1-2.pdf
Download (395kB)
K011211196-dp.pdf
Download (218kB)
K011211196-6ODURYISGpiF5K1l-20250901165820.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, termasuk di Kota Makassar. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk mengontrol kadar glukosa darah pada penderita DM tipe 2 adalah aktivitas fisik. Namun, masih banyak penderita DM yang kurang melakukan aktivitas fisik sehingga berisiko 7,15 kali lebih besar mengalami kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Hal ini dapat memberikan pengaeruh terhadap kondisi kesehatan penderita DM tipe 2 sehingga diperlukan penatalaksanaan yang baik dan teratur untuk menjaga kadar glukosa darah tetap terkontrol. Tujuan. Menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Andalas Kota Makassar Tahun 2025. Metode. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan studi cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan jumlah responden sebanyak 179 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Variabel independen meliputi jenis aktivitas fisik, frekuensi aktivitas fisik, dan durasi aktivitas fisik, sedangkan variabel dependennya adalah kadar glukosa darah. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi aktivitas fisik (p = 0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar glukosa darah. Sementara itu, jenis aktivitas fisik (p = 0,423) dan frekuensi aktivitas fisik (p = 0,602) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan. Durasi aktivitas fisik yang cukup dapat membantu menjaga kadar glukosa darah tetap terkontrol pada penderita DM tipe 2. Intervensi berupa edukasi dengan tujuan untuk meningkatkan kebiasaan melakukan aktivitas fisik secara teratur sangat diperlukan dalam pengelolaan DM tipe 2.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 03:05 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58085 |
