HUBUNGAN MORFOLOGI MAKROSKOPIS APENDISITIS AKUT NON-KOMPLIKATA DAN KOMPLIKATA DENGAN TANDA PATOGNOMONIK: STUDI ANATOMI PADA TINGKAT KEPARAHAN APENDISITIS = ASSOCIATION BETWEEN INTRAOPERATIVE MACROSCOPIC SEVERITY AND SPECIFIC CLINICAL SIGNS IN ACUTE APPENDICITIS: AN ANATOMICAL STUDY


ALYANI, ANDI ATIKAH (2026) HUBUNGAN MORFOLOGI MAKROSKOPIS APENDISITIS AKUT NON-KOMPLIKATA DAN KOMPLIKATA DENGAN TANDA PATOGNOMONIK: STUDI ANATOMI PADA TINGKAT KEPARAHAN APENDISITIS = ASSOCIATION BETWEEN INTRAOPERATIVE MACROSCOPIC SEVERITY AND SPECIFIC CLINICAL SIGNS IN ACUTE APPENDICITIS: AN ANATOMICAL STUDY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
P062241053-myS6K7TuNVMdaUXo-20260525190506.png

Download (645kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
P062241053-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
P062241053-dp.pdf

Download (40kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
P062241053-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI ATIKAH ALYANI. Hubungan Morfologi Makroskopis Apendisitis Akut Nonkomplikata dan Komplikata dengan Tanda Patognomonik: Studi Anatomi pada Tingkat Keparahan Apendisitis (dibimbing oleh Nirwana Fitriani Walenna dan Sitti Rafiah). Latar Belakang: Apendisitis akut merupakan kegawatdaruratan bedah yang memerlukan penilaian dini derajat keparahan untuk mencegah komplikasi lanjut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara derajat keparahan morfologi makroskopis intraoperatif dengan tanda klinis spesifik pada apendisitis akut. Metode: Studi analitik observasional dengan desain potong lintang dilakukan pada 37 pasien yang menjalani apendektomi di tiga rumah sakit di Palopo, Indonesia, periode September–Oktober 2025. Derajat keparahan dikelompokkan menjadi apendisitis nonkomplikata (kataralis, flegmonosa) dan komplikata (gangrenosa, perforasi) berdasarkan klasifikasi morfologi makroskopis intraoperatif. Pemeriksaan klinis meliputi nyeri tekan titik McBurney, tanda Rovsing, nyeri lepas (Blumberg), tanda Psoas, dan Obturator. Analisis menggunakan uji Chi-square atau Fisher’s exact. Hasil: Kelompok komplikata menunjukkan diskolorasi kehitaman, edema berat, eksudat purulen, dan diameter apendiks >8 mm, sedangkan nonkomplikata ditandai dengan hiperemia dan edema ringan. Nyeri tekan McBurney, tanda Rovsing, dan tanda Blumberg lebih sering ditemukan pada kelompok komplikata. Tanda Psoas tidak berhubungan dengan keparahan (p = 1) dan tanda Obturator tidak ditemukan. Seluruh kasus komplikata memiliki ≥2 tanda klinis positif (p < 0,001). Kesimpulan: Tanda klinis tertentu, terutama nyeri tekan McBurney, Rovsing, dan Blumberg, berhubungan dengan derajat keparahan morfologi makroskopis intraoperatif dan dapat digunakan untuk stratifikasi klinis serta mendukung keputusan bedah secara dini.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: appendisitis akut; inflamasi apendiks; nyeri kuadran kanan bawah; stratifikasi keparahan; tanda klinis spesifik; temuan intraoperatif
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 02:18
Last Modified: 26 Sep 2026 02:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58071

Actions (login required)

View Item
View Item