MAGFIRAH, NURUL (2026) Penerapan Peta Kendali Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart pada Data Indeks Kualitas Udara di Kota Makassar = Application of Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart on Air Quality Index Data in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H051221055-ZdjUXgI8WHsSReDN-20260421180114.jpg
Download (341kB)
H051221055-1-2.pdf
Download (430kB)
H051221055-dp.pdf
Download (225kB)
H051221055-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pengendalian kualitas multivariat umumnya menggunakan peta kendali T^2 Hotelling untuk memantau rata-rata, namun pemantauan yang ideal juga harus mencakup variabilitas proses. Penggunaan peta kendali rata-rata dan variabilitas secara terpisah dianggap kurang efisien dan berisiko meningkatkan false alarm. Peta kendali Maximum Multivariate Control Chart telah dikembangkan sebagai solusi, namun penggunaan distribusi normal standar pada peta kendali tersebut memiliki kelemahan, yaitu nilai absolut dari kuantil negatif yang besar dapat terdeteksi sebagai sinyal out of control yang tidak tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan peta kendali Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart dengan pendekatan distribusi half-normal yang memiliki rentang nilai dari 0 hingga ∞ sehingga lebih efektif dalam memonitor rata-rata dan variabilitas tanpa risiko kesalahan interpretasi nilai negatif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk peta kendali Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart pada data indeks kualitas udara di Kota Makassar serta mendapatkan nilai average run length untuk mengevaluasi efektivitas peta kendali. Metode. Peta kendali Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart dibentuk dengan tiga variabel kualitas udara yaitu PM2,5, PM10, dan CO yang diambil di Kota Makassar periode 1 Mei sampai 30 September 2024. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta kendali Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart efektif memantau kualitas udara dengan mendeteksi satu titik out of control pada Fase II akibat pergeseran rata-rata proses dan nilai ARL yang diperoleh lebih kecil dibandingkan peta kendali Maximum Multivariate Control Chart. Kesimpulan. Peta kendali Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart lebih sensitif dalam memantau rata-rata dan variabilitas secara simultan dibandingkan peta kendali Maximum Multivariate Control Chart.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengendalian Kualitas, Peta Kendali, Half-normal, Kualitas Udara |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Statistika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 01:47 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 01:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58057 |
