PERMODELAN BINARY LOGISTIK UNTUK MENGANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH STUDI EMPIRIS DI ENREKANG, INDONESIA = BINARY LOGISTIC MODELING TO ANALYZE THE DETERMINANTS OF ONION FARMERS' INCOME: AN EMPIRICAL STUDY IN ENREKANG, INDONESIA.


KAUSARI, PUTRI (2026) PERMODELAN BINARY LOGISTIK UNTUK MENGANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH STUDI EMPIRIS DI ENREKANG, INDONESIA = BINARY LOGISTIC MODELING TO ANALYZE THE DETERMINANTS OF ONION FARMERS' INCOME: AN EMPIRICAL STUDY IN ENREKANG, INDONESIA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
P042232020-TSVgiF29rcO78kj4-20260504124628.jpg

Download (362kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
P042232020-1-2.pdf

Download (578kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
P042232020-dp.pdf

Download (387kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
P042232020-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

PUTRI KAUSARI. Pemodelan Binary Logistik Untuk Menganalisis Determinan Pendapatan Bawang Merah: Studi Empiris di Enrekang, Indonesia (dibimbing oleh Muh. Hatta Jamil dan Muhammad Arsyad). Latar Belakang: Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, khususnya sebagai sumber pendapatan utama bagi petani di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Meskipun Kabupaten Enrekang dikenal sebagai salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia, pendapatan petani masih menunjukkan variasi yang cukup tinggi akibat perbedaan karakteristik petani, kondisi usahatani, dan pola konsumsi rumah tangga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tinggi dan rendahnya pendapatan petani bawang merah di Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 petani bawang merah yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pendapatan petani yang dikategorikan ke dalam pendapatan rendah dan pendapatan tinggi. Variabel independen meliputi karakteristik petani, karakteristik usahatani, serta konsumsi rumah tangga. Analisis data dilakukan menggunakan model regresi logistik biner. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa secara simultan karakteristik petani, usahatani, dan konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap peluang petani memperoleh pendapatan tinggi. Secara parsial, luas lahan, harga jual, dan konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani bawang merah. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa faktor struktural usahatani dan kemampuan ekonomi rumah tangga memiliki peran dominan dalam menentukan pendapatan petani. Oleh karena itu, kebijakan peningkatan pendapatan petani bawang merah perlu difokuskan pada penguatan akses lahan, stabilisasi harga, dan peningkatan efisiensi pengelolaan usahatani.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: shallot, farmers’ income, binary logistic regression, farming, Enrekang
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Agribisnis
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 01:45
Last Modified: 26 Sep 2026 01:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58056

Actions (login required)

View Item
View Item