TENRI OJI, ANDI HARDIANTY (2026) MODEL STRATEGI PERENCANAAN LAHAN PASCATAMBANG BERBASIS ANALISIS SPASIAL STUDI KASUS: PT. Garda Tujuh Buana, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara = POST-MINING LAND PLANNING STRATEGY MODEL BASED ON SPATIAL ANALYSIS CASE STUDY: PT. Garda Tujuh Buana, Bulungan Regency, North Kalimantan. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P032232019-2YlGRzQvB0rxDAab-20260520142851.png
Download (146kB)
P032232019-1-2.pdf
Download (2MB)
P032232019-dp.pdf
Download (254kB)
P032232019-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Pengelolaan lahan pascatambang merupakan tantangan utama dalam perencanaan tata ruang berkelanjutan, khususnya pada pulau kecil yang menghadapi tekanan tinggi akibat pertambangan batubara jangka panjang. Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, Indonesia, merupakan contoh lingkungan pascatambang yang kompleks, dengan fungsi ekologi, sosial, dan spasial yang saling tumpang tindih. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tutupan dan penggunaan lahan (LU/LC) akibat kegiatan pertambangan, serta mengembangkan model peta penggunaan lahan dan zonasi pascatambang berbasis geospasial untuk mendukung pengelolaan lahan berkelanjutan di wilayah operasional PT. Garda Tujuh Buana. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG) melalui citra satelit Landsat dan Sentinel multitemporal, yang diproses menggunakan Google Earth Engine dan QGIS. Analisis perubahan tutupan lahan diterapkan dengan algoritma random forest dan divalidasi melalui confusion matrix serta verifikasi lapangan. Kondisi biofisik lahan dievaluasi menggunakan indeks spektral NDVI, NDWI, dan BSI, serta didukung data topografi (DEM) dan kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Kabupaten Bulungan, sementara karakteristik fisik dan kimia tanah dianalisis secara laboratorium. Strategi pengelolaan diformulasikan melalui analisis SWOT yang dikombinasikan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot faktor strategis, berdasarkan focus group discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan dan penilaian ahli. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan lahan terbuka dan penurunan tutupan vegetasi selama fase produksi, dengan indikasi pemulihan vegetasi pada area reklamasi. Strategi yang dirumuskan, yaitu strength opportunity (SO), weakness opportunity (WO), strength threat (ST), dan weakness threat (WT) menekankan pemanfaatan produktif vegetasi dan air, rehabilitasi lahan, penguatan kelembagaan, zonasi berbasis kemampuan lahan, serta mitigasi risiko dan persiapan transisi sosioekonomi pascatambang. Penelitian ini menghasilkan model perencanaan tata ruang berbasis data dan partisipatif yang dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan lahan pascatambang, sekaligus memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan strategi tata kelola pertambangan berkelanjutan khususnya pulau kecil di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pascatambang, Pulau Kecil, Spasial, SWOT |
| Subjects: | C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Pengelolaan Lingkungan Hidup |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 01:31 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 01:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58043 |
