HIJRAH, NUR (2026) Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Probiotik Asal Usus Itik Betina Anas domesticus dari Pesisir Desa Sawakung Beba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar = Isolation and Characterization of Probiotic Bacteria from the Intestines of Female Ducks Anas domesticus from the Coastal Area of Sawakung Beba Village, North Galesong District, Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H041221045-RX2qlPke7ZSKfGAO-20260422235128.jpeg
Download (39kB)
H041221045-1-2.pdf
Download (429kB)
H041221045-dp.pdf
Download (203kB)
H041221045-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
NUR HIJRAH. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Probiotik Asal Usus Itik Betina Anas domesticus dari Pesisir Desa Sawakung Beba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Prof. Dr. Dirayah Rauf Husain, DEA.). Latar belakang. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang bermanfaat dalam menjaga keseimbangan mikroflora saluran pencernaan dan menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Saluran pencernaan itik berpotensi menjadi sumber bakteri asam laktat yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta dapat menjadi alternatif pengganti Antibiotic Growth Promotor pada ternak. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan memperoleh isolat bakteri probiotik yang berasal dari usus itik betina Anas domesticus di Desa Sawakung Beba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, yang memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri patogen S. aureus dan E. coli. Metode. Penelitian dilakukan melalui isolasi bakteri menggunakan media selektif, dilanjutkan dengan karakterisasi morfologi koloni, pewarnaan Gram, pengujian fisiologis (suhu, pH, garam empedu), pengujian biokimia (TSIA, SIM, katalase), kurva pertumbuhan bakteri, serta pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram terhadap bakteri patogen E. coli dan S. aureus. Hasil. Diperoleh enam isolat bakteri probiotik yang bersifat Gram positif, berbentuk bulat dan batang, mampu tumbuh pada media dengan temperatur suhu 15 0C, 37 0C, dan 45 0C, pH 2,5, dan media yang mengandung garam empedu sintetik 1% dan 5%. Keenam isolat bersifat non motil, mampu memfermentasi karbohidrat pada media TSIA, serta katalase negatif. Kurva pertumbuhan bakteri menunjukkan terbentuk 4 fase pertumbuhan yaitu fase lag, fase eksponensial, fase stasioner, dan fase kematian. Uji antibakteri mampu menghasilkan zona bening terhadap E. coli dan S. aureus dengan diameter berkisar antara 4-7,5 mm. Kesimpulan. Diperoleh enam isolat bakteri dari usus itik betina yang memiliki karakteristik probiotik dan kemampuan menghasilkan antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Di antara enam isolat probiotik, isolat PRIB 6 menunjukkan potensi probiotik terbaik, yang ditunjukkan dengan besarnya zona hambat yang dihasilkan serta waktu generasinya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Probiotik, usus itik betina, bakteri asam laktat, aktivitas antibakteri, Kabupaten Takalar |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 01:27 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 01:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58041 |
