LESTARI, ENDANG (2026) PEMODELAN TATA LETAK KONTAINER UNTUK MENGOPTIMALKAN FUNGSI PELABUHAN BARU MAKASSAR DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI KOTA MAKASSAR = CONTAINER LAYOUT MODELLING TO OPTIMIZE THE FUNCTION OF MAKASSAR NEW PORT IN THE ECONOMIC DEVELOPMENT OF MAKASSAR CITY. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
P023211024-5wH4m0fWJuPDAr19-20260518114827.png
Download (100kB)
P023211024-1-2.pdf
Download (1MB)
P023211024-dp.pdf
Download (92kB)
P023211024-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ENDANG LESTARI. Pemodelan Tata Letak Kontainer Untuk Mengoptimalkan Fungsi Pelabuhan Baru Makassar Dalam Pembangunan Ekonomi Kota Makassar. (Dibimbing oleh Muh. Asdar, Indra Bayu, Faisal Mahmuddin). Makassar New Port (MNP) merupakan proyek strategis nasional yang dikembangkan untuk memperkuat peran Kota Makassar sebagai simpul distribusi logistik dan gerbang perdagangan di kawasan Indonesia Timur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi desain tata letak kontainer guna mengoptimalkan fungsi MNP dalam pembangunan ekonomi Kota Makassar, (2) menganalisis peran MNP dalam pengembangan Kota Makassar, dan (3) menganalisis kontribusi MNP terhadap perekonomian Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kombinasi simulasi operasional, regresi linier berganda, dan analisis SWOT. Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata waktu penanganan satu peti kemas masuk sebesar 127 detik dan peti kemas keluar sebesar 122 detik. Analisis sosial ekonomi dilakukan terhadap 100 responden masyarakat pesisir di Kelurahan Buloa dan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, untuk mengetahui persepsi dan dampak pembangunan Makassar New Port terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan MNP memberikan pengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, terutama dalam aspek peluang kerja, perubahan mata pencaharian, dan peningkatan aktivitas ekonomi lokal. Selanjutnya, proyeksi kebutuhan container yard dilakukan untuk memperkirakan kebutuhan area penumpukan peti kemas dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Berdasarkan hasil proyeksi, kebutuhan container yard diperkirakan mencapai 60.832 m² dengan arus peti kemas sekitar 615.923 TEUs. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kapasitas MNP berpotensi tidak lagi mencukupi apabila tidak dilakukan penambahan area penumpukan, optimalisasi tata letak container yard, serta peningkatan efektivitas peralatan bongkar muat. Simulasi menunjukkan bahwa layout tegak lurus dermaga merupakan alternatif paling efisien dibandingkan layout eksisting dan layout paralel, karena mampu menurunkan waktu siklus penanganan kontainer dan memperpendek jarak tempuh head truck. Hasil regresi menunjukkan bahwa pembangunan MNP berpengaruh signifikan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir dengan kontribusi sebesar 52,3%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi MNP memerlukan penataan layout yang efisien, peningkatan kapasitas lapangan penumpukan, penguatan konektivitas hinterland, serta pengendalian dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Makassar New Port, tata letak kontainer, container yard, efisiensi operasional, pembangunan wilayah, kondisi sosial ekonomi. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Studi Pembangunan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 00:32 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 00:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57999 |
