Nilai Fisiologis Ayam Pedaging Akhir Periode Fase Starter yang Dipelihara di Kandang Closed House dengan Jarak Inlet yang Berbeda=The Physiological Responses of Starter-Phase Meat-Type Chickens in a Closed House at Universitas Hasanuddin Based on Different Air Inlet Distances


AHIMSYAH, ACHMAD (2025) Nilai Fisiologis Ayam Pedaging Akhir Periode Fase Starter yang Dipelihara di Kandang Closed House dengan Jarak Inlet yang Berbeda=The Physiological Responses of Starter-Phase Meat-Type Chickens in a Closed House at Universitas Hasanuddin Based on Different Air Inlet Distances. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
I011181309-L2b1keQTVpnCz4KI-20250724205515.png

Download (140kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
I011181309-1-2.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
I011181309-dp.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
I011181309-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai fisiologis ayam pedaging akhir fase starter berdasarkan jarak inlet yang berbeda pada kandang closed house. Kondisi lingkungan di dalam kandang closed house dapat bervariasi tergantung pada kedekatannya terhadap sumber udara masuk (inlet), yang berpotensi memengaruhi respons fisiologis ayam. Penelitian dilaksanakan di kandang closed house Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan berdasarkan jarak dari inlet (P1, P2, P3, P4) dan 10 ulangan pada setiap perlakuan, sehingga total terdapat 40 ekor ayam pedaging. Parameter yang diamati meliputi suhu rektal, denyut jantung, dan frekuensi respirasi yang diukur pada pagi, siang, dan malam hari. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang nyata pada suhu rektal, denyut jantung, dan frekuensi respirasi pada beberapa waktu pengamatan. Suhu rektal tertinggi tercatat pada P4 saat pagi dan siang hari. Denyut jantung tertinggi diamati pada P1 di pagi hari dan P4 di malam hari. Frekuensi respirasi tertinggi terjadi pada P3 di pagi hari dan P2 di siang hari. Pada malam hari, sebagian besar parameter fisiologis tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. Kesimpulannya, nilai fisiologis ayam pedaging akhir fase starter berbeda berdasarkan jarak dari inlet pada kandang closed house, sehingga manajemen distribusi udara yang baik sangat diperlukan dalam sistem kandang tertutup.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ayam pedaging, mikroklimat, nilai fisiologis, kandang closed house, jarak inlet
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:47
Last Modified: 25 Sep 2026 08:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57993

Actions (login required)

View Item
View Item