Efektivitas Nanoemulsi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dengan Penambahan Enzim Papain Sebagai Antidiabetes =Effectiveness of Nanoemulsion of Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Leaves Extract with the Addition of Papain Enzyme as an Antidiabetic Agent


TASYALIA BUDAYA, ANDIN (2026) Efektivitas Nanoemulsi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dengan Penambahan Enzim Papain Sebagai Antidiabetes =Effectiveness of Nanoemulsion of Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Leaves Extract with the Addition of Papain Enzyme as an Antidiabetic Agent. Skripsi thesis, universitas hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
H031221005-gJZrbUPQIwlsVx57-20260420152126.jpg

Download (359kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H031221005-1-2.pdf

Download (535kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H031221005-dp.pdf

Download (490kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H031221005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah. Salah satu pendekatan terapi adalah penghambatan enzim α-amilase untuk memperlambat pemecahan karbohidrat menjadi glukosa. Daun kirinyuh diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antidiabetes. Formulasi dalam bentuk nanoemulsi dengan penambahan enzim papain diharapkan dapat meningkatkan stabilitas dan aktivitas biologis ekstrak. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan nanoemulsi ekstrak etanol daun kirinyuh dengan penambahan enzim papain serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas inhibisi enzim α-amilase secara in vitro. Metode. Ekstrak diperoleh melalui maserasi, kemudian diformulasikan menjadi nanoemulsi menggunakan kombinasi surfaktan dan kosurfaktan dengan metode ultrasonikasi. Optimasi formula dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Evaluasi meliputi organoleptis, pH, persen transmitan, viskositas, stabilitas fisik, ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), dan zeta potensial. Aktivitas antidiabetes diuji melalui penghambatan enzim α-amilase dan penentuan nilai IC₅₀. Hasil. Formula terbaik menunjukkan karakteristik fisik yang stabil, homogen, dengan ukuran partikel 134,3 nm, PDI rendah, dan zeta potensial −38,4 mV yang menandakan stabilitas sistem yang baik. Nilai IC₅₀ nanoemulsi dengan papain sebesar 194,857 µg/mL, lebih rendah dibandingkan nanoemulsi tanpa papain (476,174 µg/mL) dan ekstrak kasar (562,780 µg/mL), namun masih lebih tinggi dibandingkan kontrol positif akarbosa (33,763 µg/mL). Hasil ini menunjukkan bahwa formulasi nanoemulsi dengan penambahan papain mampu meningkatkan aktivitas inhibisi enzim α-amilase. Kesimpulan. Nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh dengan penambahan enzim papain memiliki karakteristik fisik yang baik dan mampu meningkatkan aktivitas antidiabetes secara in vitro, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kandidat fitofarmaka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: nanoemulsi, daun kirinyuh, enzim papain, antidiabetes, α-amilase.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:43
Last Modified: 25 Sep 2026 08:43
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57991

Actions (login required)

View Item
View Item