MODEL PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR PADA SUB-DAS BILA DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL = WATER RESOURCES MANAGEMENT MODEL IN BILA SUB-WATERSHED TO SUPPORT THE SUSTAINABILITY OF NATIONAL FOOD SECURITY


ASRA, REZA (2026) MODEL PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR PADA SUB-DAS BILA DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL = WATER RESOURCES MANAGEMENT MODEL IN BILA SUB-WATERSHED TO SUPPORT THE SUSTAINABILITY OF NATIONAL FOOD SECURITY. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
P013221035-bFBDZ42XjLe1dCNt-20260602161417.jpg

Download (158kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
P013221035-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
P013221035-ldp.pdf

Download (552kB)
[thumbnail of ful text] Text (ful text)
P013221035-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Reza Asra. Model pengelolaan sumber daya air pada Sub-DAS Bila dalam mendukung keberlanjutan ketahanan pangan nasional (dibimbing oleh Ahmad Munir, Hazairin Zubair, dan Mahmud Achmad). Latar Belakang. Ketahanan pangan berbasis padi di wilayah tropis bermusim ditentukan oleh keandalan layanan irigasi pada skala intra-musiman, karena defisit singkat yang berimpit dengan fase pertumbuhan sensitif dapat menurunkan hasil dan meningkatkan volatilitas produksi, sedangkan evaluasi berbasis rerata tahunan kerap menutupi risiko pada periode kritis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka pengelolaan sumber daya air berbasis DAS yang mengintegrasikan kuantitas–kualitas air, perubahan penggunaan/tutupan lahan, perubahan iklim, dan evaluasi kebijakan dalam satu linked-model chain yang konsisten dari diagnosis eksisting hingga proyeksi 2036. Metode. Metode memadukan SWAT untuk pasokan air bulanan, CROPWAT untuk kebutuhan irigasi padi, QUAL2Kw untuk dinamika kualitas air longitudinal (kalibrasi synoptic), proyeksi LULC 2036 berbasis CA–ANN, serta iklim CMIP6 SSP3–7.0 (koreksi delta) untuk membangun skenario kuantitas–kualitas, dan model sistem dinamik (PowerSim) untuk menguji paket kebijakan pada baseline 2011–2023 dan proyeksi 2024–2036. Hasil. Fondasi hidrologi model tergolong andal, dengan kinerja SWAT pada kalibrasi dan validasi masing-masing NSE 0,77 dan 0,76, R² 0,80 dan 0,77, serta Pbias −2,12% dan −0,89%. Rezim hidrologi Sub-DAS Bila didominasi aliran bawah permukaan (>80,00%) dengan hasil air tahunan 1.882,03 mm, defisit irigasi terkonsentrasi pada April, Oktober, dan November, tercermin pada IRI 0,75 dan IDSI 106,12 mm. Pada sisi kualitas air, QUAL2Kw memperlihatkan degradasi longitudinal menuju hilir akibat pelemahan reaerasi (ka20 dari 11,40 menjadi 1,68 hari⁻¹), penurunan DO dari 8,96 menjadi 5,48 mg/L, serta peningkatan beban organik dan padatan tersuspensi. Pada horizon 2036, lanskap diproyeksikan semakin agro-dominan, presipitasi relatif stabil, dan temperatur meningkat. Neraca air tahunan tetap surplus, tetapi risiko utama tetap musiman, dengan IRI 0,75, defisit kumulatif 122,12 mm (16,25% dari GIR tahunan), dan puncak defisit Oktober 54,60 mm. Mutu air skenario 2036 masih layak untuk irigasi secara regulatif, tetapi margin keselamatan segmen tengah–hilir menipis (DO minimum 4,77 mg/L sebagai early warning). Sintesis kebijakan menunjukkan paket terpadu (S4) merupakan opsi paling efektif dibanding baseline (S0), ditandai reliabilitas 0,76, bulan defisit 75, penurunan defisit kumulatif 45,26%, WSI rata-rata 0,13, FR 0,88, Yield_actual 7,40 ton/ha/musim, dan peningkatan produksi kumulatif 5,87%, meskipun memerlukan dukungan operasi dan pemeliharaan lebih tinggi (OM_index 130,00). Kesimpulan. Penelitian ini menegaskan perlunya pergeseran paradigma pengelolaan dari orientasi kecukupan volume tahunan menuju peningkatan keandalan layanan irigasi pada periode intra-musiman kritis, melalui paket kebijakan terpadu yang menggabungkan penguatan pasokan efektif, pengelolaan kebutuhan air, penguatan tata kelola alokasi-distribusi, serta pengendalian beban difus dan penanganan segmen prioritas untuk menjaga stabilitas kuantitas dan kualitas air dalam menopang keberlanjutan ketahanan pangan padi hingga 2036.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: CA–ANN; CMIP6 SSP3–7.0; CROPWAT; QUAL2Kw; Sub-DAS Bila; sistem dinamik; SWAT.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Sep 2026 07:42
Last Modified: 23 Sep 2026 07:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57976

Actions (login required)

View Item
View Item