ANALISIS KELEMBAGAAN PETANI PADI ORGANIK MENUJU PERTANIAN BERKELANJUTAN DI SULAWESI SELATAN = INSTITUTIONAL ANALYSIS OF ORGANIC RICE FARMERS TOWARDS SUSTAINABLE AGRICULTURE IN SOUTH SULAWESI


R, FITRIANI (2026) ANALISIS KELEMBAGAAN PETANI PADI ORGANIK MENUJU PERTANIAN BERKELANJUTAN DI SULAWESI SELATAN = INSTITUTIONAL ANALYSIS OF ORGANIC RICE FARMERS TOWARDS SUSTAINABLE AGRICULTURE IN SOUTH SULAWESI. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
P013212009-c4FT2i8fHbBP9njM-20260602133927.jpg

Download (339kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P013212009-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P013212009-dp.pdf

Download (350kB)
[thumbnail of FUL TEXT] Text (FUL TEXT)
P013212009-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK FITRIANI R. Analisis kelembagaan petani padi organik menuju pertanian berkelanjutan di Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Sitti Bulkis, Muhammad Hatta Jamil dan Heliawaty) Latar Belakang. Pertanian organik merupakan bagian penting dalam mewujudkan sistem pertanian berkelanjutan di Indonesia. Salah satu instrumen kebijakan yang dikembangkan untuk menjamin penerapan praktik pertanian organik adalah Standar Nasional Indonesia (SNI) 6729:2016 tentang Sistem Pertanian Organik. Namun, penerapan standar ini di tingkat petani, khususnya dalam konteks kelembagaan kelompok tani, masih menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kelembagaan yang komprehensif melalui kerangka Resource-Organization-Norm (R-O- N) untuk menjelaskan kinerja dan keberlanjutan kelembagaan petani. Tujuan. Penelitian ini bertujuan yakni: 1) menganalisis kinerja kelembagaan petani padi organik dalam penerapan SNI 6729:2016 di Provinsi Sulawesi Selatan; 2) menganalisis pengaruh variabel kelembagaan terhadap keberlanjutan pertanian organik, baik secara langsung maupun melalui kinerja kelembagaan petani padi organik di Sulawesi Selatan; dan 3) menganalisis keberlanjutan kelembagaan pertanian padi organik di Sulawesi Selatan. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan dengan pemilihan lokasi secara purposive pada Kabupaten Sidenreng Rappang dan Kabupaten Pinrang, yang memiliki jumlah penggiat padi organik relatif lebih banyak dibandingkan wilayah lainnya. Penelitian melibatkan enam kelompok tani padi organik dan dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juli tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui analisis kualitatif model Miles dan Huberman, analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis kerangka R-O-N menggunakan AMOS, serta analisis keberlanjutan dengan metode Multidimensional Scaling (MDS). Hasil. Hasil perbandingan lintas kasus menunjukkan bahwa kinerja kelembagaan kelompok tani padi organik di Kabupaten Sidenreng Rappang lebih baik dibandingkan Kabupaten Pinrang, yang didukung oleh sumber daya yang lebih memadai, organisasi yang lebih fungsional, serta norma sosial yang lebih kuat, sebagaimana dijelaskan dalam kerangka R-O-N. Hasil SEM menunjukkan bahwa sumberdaya (β = 0,345), organisasi (β = 0,226), norma (β = 0,171), dan kinerja kelembagaan petani (β = 0,381) berpengaruh positif signifikan terhadap keberlanjutan pertanian organik. Kinerja kelembagaan petani memediasi pengaruh sumberdaya dan organisasi terhadap keberlanjutan, tetapi tidak memediasi pengaruh norma. Indeks keberlanjutan pertanian padi organik berada pada kategori cukup berkelanjutan (60,10), dengan dimensi lingkungan sebagai aspek terkuat dan dimensi sosial sebagai aspek terlemah. Kesimpulan. Keberhasilan penerapan SNI 6729:2016 pada budidaya padi organik di Sulawesi Selatan lebih ditentukan oleh kekuatan dan kinerja kelembagaan petani yang dijelaskan melalui kerangka Resource Organization–Norm (R-O-N) dibandingkan aspek teknis budidaya semata. Penguatan kelembagaan berbasis R–O–N perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas sumberdaya, optimalisasi fungsi organisasi, dan penguatan norma kolektif agar keberlanjutan pertanian organik dapat tercapai secara ekonomi, sosial, dan ekologi.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: aspek kelembagaan; padi organik; analisis structural equation modeling (SEM); pertanian berkelanjutan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:21
Last Modified: 25 Sep 2026 08:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57975

Actions (login required)

View Item
View Item