PUTRA M, ANUGAH MAHADEWA (2025) Evaluasi Jangka Pendek Parameter Kelistrikan Pacing pada Pasien dengan Alat Pacu Jantung Permanen Menggunakan Kabel Berpemandu Metode Pacing Fisiologis dibandingkan Pacing Konvensional : Studi Kohort Tindak Lanjut Enam Bulan dari Indonesia Timur=Short-term evaluation of electrical pacing parameters on patients with Permanent Pacemaker using stylet driven lead Physiologycal Pacing Versus Conventional Pacing methods : A six-month follow-up cohort from East Indonesia. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C165202009-mfn0OIePZhukUJSW-20250925155005.jpg
Download (347kB)
C165202009-1-2.pdf
Download (245kB)
C165202009-dp.pdf
Download (405kB)
C165202009-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 June 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Pacing ventrikel kanan konvensional pada alat pacu jantung permanen telah lama digunakan, namun penggunaan jangka panjang berisiko menyebabkan kardiomiopati. Metode pacing fisiologis, seperti His Bundle Pacing (HBP)/ Left Bundle Branch Pacing(LBBP), dengan menggunakan stylet-driven lead menjadi pendekatan alternatif yang lebih menjanjikan karena mampu mempertahankan aktivasi listrik jantung yang lebih alami. Namun dikaitkan dengan masa baterai yang lebih pendek karna pemakaian listrik yang lebih tinggi. Tujuan: Menilai dampak jangka pendek parameter kelistrikan (pacing threshold, R-wave amplitude, dan impedance) pada pasien yang menjalani implantasi alat pacu jantung permanen dengan metode HBP menggunakan stylet-driven lead dibandingkan dengan pacing ventrikel kanan (RVP). Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort prospektif yang dilakukan di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin, Makassar, terhadap 61 pasien yang menjalani implantasi alat pacu jantung permanen. Subjek dibagi dalam dua kelompok: HBP dan RVP. Evaluasi parameter kelistrikan dengan interrogate dilakukan pada bulan ke-1, ke-3, dan ke-6 pasca-implantasi. Analisis data menggunakan uji t dan Mann-Whitney, dengan nilai p<0,05 dianggap signifikan. Hasil: Kelompok HBP menunjukkan nilai yang secara signifikan lebih tinggi dalam pacing threshold, R-wave amplitude, dan impedance pada bulan ke-1, ke-3, dan ke-6 dibandingkan kelompok RVP (p<0,05). Peningkatan parameter kelistrikan juga tercatat secara konsisten dari bulan pertama hingga bulan keenam dalam kedua kelompok dengan kelompok HBP menunjukkan karakteristik pacing yang lebih stabil. Kesimpulan: Metode Physiologycal dengan His Bundle Pacing menggunakan stylet-driven lead menunjukkan hasil pacing threshold, R-wave amplitude dan impedance yang lebih tinggi dalam parameter kelistrikan jangka pendek dibandingkan metode konvensional RVP, dengan kelompok HBP menunjukkan karakteristik pacing yang lebih stabil di wilayah Indonesia Timur.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | His Bundle Pacing, parameter kelistrikan, RVP |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 07:56 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57964 |
