PENGARUH TRANSCRANIAL MAGNETIC STIMULATION (TMS) TERHADAP VISUAL ATTENTION PENDERITA STROKE ISKEMIK DI RS WAHIDIN SUDIROHUSODO=The Effect of Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) on Visual Attention in Ischemic Stroke Patients at Wahidin Sudirohusodo Hospital


SETIAWAN, DWI RAHMAD (2025) PENGARUH TRANSCRANIAL MAGNETIC STIMULATION (TMS) TERHADAP VISUAL ATTENTION PENDERITA STROKE ISKEMIK DI RS WAHIDIN SUDIROHUSODO=The Effect of Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) on Visual Attention in Ischemic Stroke Patients at Wahidin Sudirohusodo Hospital. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C155212001-VDcJWsqwfAbBv7H0-20250925223838.png

Download (106kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C155212001-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C155212001-dp.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C155212001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 September 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK DWI RAHMAD SETIAWAN. Pengaruh Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) Terhadap Visual Attention Penderita Stroke Iskemik Di Rs Wahidin Sudirohusodo (dibimbing oleh, Abdul Muis, Jumraini Tammasse, Rina Masadah) Latar belakang: Stroke adalah salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia, dengan gangguan kognitif pasca-stroke seperti berkurangnya perhatian visual yang sering menghambat rehabilitasi dan pemulihan. Stimulasi Magnetik Transkranial (TMS) telah muncul sebagai metode neuromodulasi non-invasif yang menjanjikan untuk memulihkan fungsi kognitif melalui stimulasi Korteks Prefrontal Dorsolateral (DLPFC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas TMS dalam meningkatkan perhatian visual pada pasien dengan stroke iskemik. Metode: Uji coba doble-blind randomized dengan desain uji pra-pasca dan kelompok kontrol dilakukan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo untuk meminimalkan bias observasi dan meningkatkan validitas temuan. Hasil:Sebagian besar peserta adalah laki-laki (64,7%), berusia 61–65 tahun (44,1%), berpendidikan sekolah menengah atas (52,9%), bekerja formal (64,7%), dengan hipertensi sebagai komorbiditas yang paling umum (64,7%) dan letak lesi yang paling sering dextra (47,1%). Hasil tes perhatian visual menunjukkan perubahan yang bervariasi antar kelompok. Pada variable commission eror, kelompok kontrol menunjukkan penurunan skor dari 8,59 (SD 5,58) menjadi 4,00 (SD 2,78) dengan selisih Δ = -4,59 dan perbedaan ini signifikan (p=0,020). Sebaliknya, pada kelompok TMS terjadi peningkatan skor dari 6,06 (SD 5,17) menjadi 8,53 (SD 9,21) dengan Δ = +2,47, namun hasil ini tidak signifikan (p=0,110). Pada Total skor, kelompok kontrol mengalami penurunan dari 130,94 (SD 33,58) menjadi 123,29 (SD 36,24) dengan Δ = -7,65 namun tidak signifikan (p=0,200). Sementara itu, kelompok perlakuan TMS menunjukkan penurunan yang lebih bermakna dari 156,76 (SD 16,96) menjadi 141,47 (SD 40,38) dengan Δ = -15,29 dan hasilnya signifikan (p=0,010). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada total skor visual attention sebelum dan setelah perlakuan. TMS terbukti memberikan efek positif terutama pada peningkatan skor total visual attention pasien stroke iskemik dibandingkan dengan kelompok kontrol

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Stroke Iskemik, Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), Visual Attention
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:14
Last Modified: 24 Sep 2026 02:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57953

Actions (login required)

View Item
View Item