STUDI KORELASI BERBASIS UJI CHI–SQUARE TERHADAP DISTRIBUSI MINAT PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI FAKTOR DEMOGRAFI USIA=A CHI-SQUARE-BASED CORRELATIONAL STUDY OF THE DISTRIBUTION OF INTEREST IN PHYSICS LEARNING WITH RESPECT TO AGE DEMOGRAPHICS


MAHARANI, DESWITHA SEPTIA (2026) STUDI KORELASI BERBASIS UJI CHI–SQUARE TERHADAP DISTRIBUSI MINAT PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI FAKTOR DEMOGRAFI USIA=A CHI-SQUARE-BASED CORRELATIONAL STUDY OF THE DISTRIBUTION OF INTEREST IN PHYSICS LEARNING WITH RESPECT TO AGE DEMOGRAPHICS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
H021211047-PLNT6UhkDxd9mQjq-20260421101229.jpg

Download (359kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H021211047-1-2.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H021211047-dp.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H021211047-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Fisika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan, rumit, dan sulit karena dominasi metode pembelajaran konvensional yang cenderung pasif. Untuk mengatasi hambatan–hambatan ini dan meningkatkan minat belajar, diperlukan strategi inovatif, salah satunya melalui pendekatan fisika sastra, guna meningkatkan keterlibatan responden dan memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep–konsep fisika. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan minat pembelajaran fisika melalui karya sastra dan metode konvensional berdasarkan kelompok usia. Data dikumpulkan melalui wawancara digital terhadap 96 responden berusia 12–30 tahun dengan pengalaman membaca karya sastra populer yang memuat konsep fisika, seperti novel Serial Bumi, komik Detektif Conan, dan majalah Bobo. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kelompok usia dengan minat pembelajaran fisika (P–Value 0,024 < 0,05). Responden usia muda (12–19 tahun) cenderung menganggap karya sastra seperti novel Serial Bumi, komik Detektif Conan, dan majalah Bobo sebagai media yang paling diminati (50,0%–57,1%), sementara responden dewasa >20 tahun lebih memilih kombinasi antara metode konvensional dan karya sastra (52,8%). Secara keseluruhan, dari mayoritas responden (44,8%) lebih menyukai metode pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik. Data penelitian ini mengindikasikan bahwa karya sastra memiliki potensi sebagai media alternatif dan komplementer dalam pembelajaran fisika yang mampu meningkatkan keterlibatan setiap kelompok usia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Pembelajaran fisika; Metode konvensional; Fisika sastra
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:29
Last Modified: 25 Sep 2026 07:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57947

Actions (login required)

View Item
View Item