Renal Resistive Index Sebagai Prediktor Awal Terjadinya Gangguan Ginjal Akut Pada Pasien Operasi Abdomen Mayor=Renal Resistive Index as an Early Predictor of Acute Kidney Injury in Major Abdominal Surgery Patients


POLII, PRISIA RIANE (2025) Renal Resistive Index Sebagai Prediktor Awal Terjadinya Gangguan Ginjal Akut Pada Pasien Operasi Abdomen Mayor=Renal Resistive Index as an Early Predictor of Acute Kidney Injury in Major Abdominal Surgery Patients. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C135202010-oVHDSluck8IsE2vB-20250922205305.jpeg

Download (319kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C135202010-1-2.pdf

Download (535kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C135202010-dp.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C135202010-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan akurasi penggunaan renal resistive index (RRI) sebagai prediktor dini gangguan ginjal akut (AKI) pada pasien yang menjalani operasi abdomen mayor dibandingkan dengan serum neutrophil gelatinase-associated lipocalin (NGAL). Desain: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain kohort prospektif. Lokasi: Penelitian dilakukan di Unit Gawat Darurat dan Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dari Januari hingga Maret 2025. Pasien dan partisipan: Semua pasien yang menjalani operasi abdomen mayor darurat dengan anestesi umum. Pengukuran dan hasil: Kadar RRI dan NGAL serum diukur sebelum operasi dan 24 jam setelah operasi. Untuk mendiagnosis AKI menurut klasifikasi Kidney Disease Improving Global Outcomes (KDIGO), kadar kreatinin serum diukur dalam 48 jam setelah operasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RRI dan NGAL serum sebelum operasi dan 24 jam setelah operasi valid dalam memprediksi AKI pada pasien dengan operasi abdomen mayor. RRI pra operasi memiliki sensitivitas 0,706 dan spesifisitas 0,737. RRI 24 jam pasca operasi memiliki sensitivitas 0,765 dan spesifisitas 0,789. NGAL serum sebelum operasi memiliki sensitivitas 0,647 dan spesifisitas 0,685. NGAL serum 24 jam pasca operasi memiliki sensitivitas 0,764 dan spesifisitas 0,737. RRI 24 jam pasca operasi menghasilkan akurasi diagnostik tertinggi, yaitu 77,78%. Kesimpulan: RRI 24 jam pascaoperasi menghasilkan validitas dan akurasi terbaik dalam memprediksi AKI pada pasien yang menjalani operasi abdomen mayor dibandingkan dengan RRI dan NGAL praoperasi serta NGAL 24 jam pascaoperasi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: gangguan ginjal akut, operasi abdomen mayor, lipokalin terkait gelatinase neutrofil, indeks resistif ginjal.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Anestesiologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:07
Last Modified: 25 Sep 2026 07:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57938

Actions (login required)

View Item
View Item