MASSANG, BENYAMIN (2025) Pengaruh Perceived Value Dan Social Culture Terhadap Pengambilan Keputusan Pasien Pada Layanan Kesehatan Di RSUD Lakipadada. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K022221004-kAYqWJnSfvhUgdbs-20250919150954.jpeg
Download (79kB)
K022221004-1-2.pdf
Download (440kB)
K022221004-dp.pdf
Download (201kB)
K022221004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pengambilan keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan medis dan ekonomi, tetapi juga oleh persepsi nilai layanan (perceived value) dan konteks sosial budaya (social culture). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua faktor tersebut terhadap pengambilan keputusan pasien dalam memilih RSUD Lakipadada. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 382 responden yang merupakan pasien RSUD Lakipadada. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik untuk menguji pengaruh antara Perceived Value dan Social Culture dengan Pengambilan Keputusan pasien. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa Perceived Value berpengaruh signifikan terhadap Pengambilan Keputusan pasien (B = 0.880; p = 0.008; OR = 2.411), yang berarti pasien dengan persepsi positif terhadap layanan RSUD Lakipadada memiliki kemungkinan 2,4 kali lebih besar untuk memilih rumah sakit ini dibandingkan pasien dengan persepsi kurang baik. Selain itu, Social Culture memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap Pengambilan Keputusan pasien (B = 2.425; p = 0.000; OR = 11.301), yang menunjukkan bahwa pasien yang mendapatkan dukungan sosial dan budaya yang sesuai memiliki kemungkinan 11,3 kali lebih besar untuk memilih RSUD Lakipadada dibandingkan pasien yang merasa faktor sosial dan budaya kurang mendukung. Kesimpulan: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan pasien dalam memilih RSUD Lakipadada tidak hanya dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap nilai layanan (Perceived Value), tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya (Social Culture). Disarankan agar RSUD Lakipadada meningkatkan kualitas layanan medis, memperbaiki fasilitas fisik, dan menyediakan informasi biaya yang transparan serta mudah diakses pasien. Selain itu, rumah sakit perlu menerapkan pendekatan yang sensitif terhadap budaya lokal, melalui pelatihan komunikasi budaya bagi petugas dan pelibatan tokoh masyarakat, guna membangun kepercayaan dan memperkuat perceived value berbasis nilai-nilai sosial budaya masyarakat Toraja.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 01:14 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 01:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57918 |
