Hubungan Kolaborasi Interprofesi Terhadap Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan di Instalasi Rehabilitasi Medik RSPTN UNHAS=INTERPROFESSIONAL COLLABORATION RELATIONSHIP TOWARD PATIENT SATISFACTION IN SERVICES AT THE MEDICAL REHABILITATION INSTALLATION HASANUDDIN UNIVERSITY HOSPITAL


SAM, NURALAM (2025) Hubungan Kolaborasi Interprofesi Terhadap Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan di Instalasi Rehabilitasi Medik RSPTN UNHAS=INTERPROFESSIONAL COLLABORATION RELATIONSHIP TOWARD PATIENT SATISFACTION IN SERVICES AT THE MEDICAL REHABILITATION INSTALLATION HASANUDDIN UNIVERSITY HOSPITAL. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C012232007-PN4Rz0cbLhtnVT6x-20251001234239.png

Download (137kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C012232007-1-2.pdf

Download (421kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C012232007-dp.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C012232007-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 October 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara kualitas kolaborasi interprofesi dengan kepuasan pasien di Instalasi Rehabilitasi Medik RSPTN Universitas Hasanuddin. Desain penelitian ini adalah mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan dari 13 tenaga kesehatan menggunakan Collaborative Practice Assessment Tool (CPAT), dan 300 pasien menggunakan Patient Satisfaction Questionnaire-18 (PSQ-18). Hasil menunjukkan mayoritas pasien puas terhadap layanan, khususnya pada domain komunikasi dan kompetensi teknis. Terdapat perbedaan signifikan antar profesi pada subskala hambatan kolaborasi dan manajemen konflik (p<0,05). Data kualitatif mengidentifikasi hambatan IPC mencakup sistem manajemen yang belum mendukung, batasan pembagian peran, hierarki antarprofesi, miskomunikasi, serta kurangnya perhatian pimpinan. Sebaliknya, faktor fasilitator mencakup komunikasi yang membaik, kerjasama yang solid, dan pemahaman peran serta tanggung jawab antar anggota tim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IPC berkontribusi penting terhadap kepuasan pasien dan efektivitas pelayanan rehabilitasi. Pelatihan kolaborasi, penguatan sistem manajemen, dan evaluasi rutin dengan CPAT dan PSQ-18 direkomendasikan untuk mendukung kolaborasi interprofesi yang optimal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kolaborasi interprofesi, kepuasan pasien, CPAT, PSQ-18, rehabilitasi medik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Sep 2026 06:58
Last Modified: 24 Sep 2026 06:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57884

Actions (login required)

View Item
View Item