FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA KEAMANAN INFORMASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP INFORMATION SECURITY AWARENESS (ISA) DI RSUD HAJI MAKASSAR


OKTAVIANI, HERLINA (2025) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA KEAMANAN INFORMASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP INFORMATION SECURITY AWARENESS (ISA) DI RSUD HAJI MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K022231010-50MxHWByiISpl8F6-20250910234447.jpg] Image
K022231010-50MxHWByiISpl8F6-20250910234447.jpg

Download (386kB)
[thumbnail of K022231010-1-2.pdf] Text
K022231010-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of K022231010-dp.pdf] Text
K022231010-dp.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of K022231010-fulll.pdf] Text
K022231010-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kesadaran keamanan informasi menjadi aspek penting dalam mendukung keberlangsungan layanan rumah sakit dalam era digitalisasi pelayanan kesehatan. Rendahnya tingkat kesadaran terhadap keamanan informasi (Information Security Awareness/ISA) yang dipengaruhi oleh budaya keamanan informasi dapat menimbulkan risiko kebocoran data pasien dan gangguan operasional rumah sakit. Lemahnya budaya keamanan informasi dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik dan intrinsik. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pengaruh faktor yang mempengaruhi budaya keamanan informasi dan pengaruhnya terhadap information security awareness (ISA) di RSUD Haji Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data analisis dikumpulkan melalui kuesioner terhadap pengguna SIMRS di RSUD Haji Makassar. Analisis data menggunakan uji statistik univariat, bivariat dan multivariat untuk melihat pengaruh antara faktor ektrinsik, faktor intrinsik, budaya keamanan informasi dan information security awareness (ISA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekstrinsik dan intrinsik berpengaruh signifikan terhadap budaya keamanan informasi. Faktor yang paling dominan mempengaruhi budaya keamanan informasi adalah faktor ekstrinsik. Budaya keamanan informasi berpengaruh signifikan terhadap information security awareness (ISA). Kesimpulan: Peningkatan kesadaran keamanan informasi di rumah sakit memerlukan penguatan budaya keamanan dengan meningkatkan faktor eksternal dan internal, seperti manajemen puncak, manajemen operasional dan faktor risiko tindakan sebagai faktor penting.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 24 Sep 2026 06:22
Last Modified: 24 Sep 2026 06:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57876

Actions (login required)

View Item
View Item