EFEK VITAMIN C TERHADAP LEKOSIT, CRP, DAN PROKALSITONIN PADA ANAK DENGAN PNEMONIA KOMUNITAS BERAT = THE EFFECT OF VITAMIN C ON LEUKOCYTES, CRP, AND PROCALCITONIN IN CHILDREN WITH SEVERE COMMUNITY-ACQUIRED PNEUMONIA


TERANG, MARIA DEWILANTI (2026) EFEK VITAMIN C TERHADAP LEKOSIT, CRP, DAN PROKALSITONIN PADA ANAK DENGAN PNEMONIA KOMUNITAS BERAT = THE EFFECT OF VITAMIN C ON LEUKOCYTES, CRP, AND PROCALCITONIN IN CHILDREN WITH SEVERE COMMUNITY-ACQUIRED PNEUMONIA. Sp thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C105212013-WIfzbE9o6STKJFxe-20260421231256.jpg

Download (297kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C105212013-1-2.pdf

Download (991kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C105212013-dp.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
C105212013-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 September 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak. Vitamin C memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang berpotensi menunjang proses pemulihan pada infeksi berat. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian vitamin C terhadap perubahan kadar lekosit, C-reactive protein (CRP), dan prokalsitonin (PCT) pada anak dengan pneumonia berat. Metode: Penelitian ini merupakan uji klinis randomized controlled trial (RCT) double blind dengan plasebo, dilakukan pada 66 anak dengan pneumonia berat. Peserta dibagi menjadi kelompok yang menerima terapi standar dengan vitamin C dan kelompok yang mendapat terapi standar dengan placebo. Parameter laboratorium seperti: lekosit, CRP, dan PCT diukur sebelum dan sesudah terapi, kemudian dianalisis untuk melihat perbedaan perubahan antar kelompok. Nilai p < 0,05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil: Karakteristik dasar kedua kelompok sebanding, namun kadar lekosit, CRP, dan PCT awal pada kelompok vitamin C secara signifikan lebih tinggi dibandingkan plasebo (p < 0,05), mencerminkan kondisi penyakit yang lebih berat. Setelah tujuh hari terapi, kelompok vitamin C mengalami penurunan signifikan pada kadar lekosit (p = 0,043), CRP (p < 0,001), dan PCT (p < 0,001). Namun, dibandingkan dengan kelompok plasebo, hanya penurunan PCT yang menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik (p < 0,001), sedangkan perubahan lekosit dan CRP tidak menunjukkan perbedaan bermakna antar kedua kelompok. Kesimpulan: Suplementasi vitamin C berpotensi memberikan efek lebih besar terhadap penurunan kadar PCT pada anak dengan pneumonia berat. Meskipun vitamin C menurunkan kadar lekosit dan CRP secara signifikan dalam kelompoknya, perubahan tersebut tidak berbeda bermakna jika dibandingkan dengan plasebo.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: pneumonia anak, vitamin c, lekosit, c-reactive protein, prokalsitonin.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 24 Sep 2026 03:06
Last Modified: 24 Sep 2026 03:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57826

Actions (login required)

View Item
View Item