MIFTAH, NIZA NURUL (2026) SUPLEMENTASI VITAMIN D TERHADAP PARAMETER KLINIS, LABORATORIUM DAN LUARAN PADA ANAK DENGAN SEPSIS DI PICU : RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL = VITAMIN D SUPPLEMENTATION ON LABORATORY PARAMETERS, CLINICAL OUTCOMES, AND RESULTS IN CHILDREN WITH SEPSIS IN THE PICU : RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL. Sp thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C105212004-yM5EdkeOjtNb6UCJ-20260525145302.jpg
Download (223kB)
C105212004-1-2.pdf
Download (868kB)
C105212004-dp.pdf
Download (183kB)
C105212004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 September 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
SUPLEMENTASI VITAMIN D TERHADAP PARAMETER KLINIS, LABORATORIUM DAN LUARAN PADA ANAK DENGAN SEPSIS DI PICU : RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL Niza Nurul Miftah,Idham Jaya Ganda, Sitti Aizah Lawang, Nadira Rasyid Ridha, Bahrul Fikri, Adhariana HK Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia/RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar ABSTRAK Latar Belakang: Sepsis pada anak merupakan kondisi kritis yang sering menyebabkan disfungsi organ dan mortalitas tinggi. Vitamin D diketahui memiliki efek imunomodulator, anti-inflamasi, serta berperan dalam stabilitas hemodinamik, namun bukti klinis pada populasi pediatrik masih terbatas. Tujuan: Menilai efek suplementasi vitamin D dosis tinggi (2000 IU/hari) dibandingkan dosis rendah (600 IU/hari) sebagai terapi tambahan terhadap parameter klinis, laboratorium, dan luaran pada anak dengan sepsis yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Metode: Penelitian ini merupakan randomized controlled trial dengan desain double-blind pada pasien sepsis usia 1–18 tahun yang dirawat di PICU RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Sebanyak 61 peserta dibagi secara acak menjadi dua kelompok: vitamin D 2000 IU (n=31) dan vitamin D 600 IU (n=30). Evaluasi dilakukan pada hari ke-0, 7, dan 10. Hasil: Suplementasi vitamin D 2000 IU menghasilkan perbaikan klinis signifikan dibandingkan 600 IU. Pada hari ke-7, kelompok 2000 IU menunjukkan peningkatan GCS (p<0.001), perbaikan MAP (p<0.001), dan penurunan kebutuhan ventilator (p<0.001). Pada hari ke-10, pasien tanpa meningkat signifikan (p<0.001) dan penggunaan ventilator menurun (p<0.008). Kadar laktat >5 mmol/L juga menurun (p=0.001). Kelompok vitamin D 2000 IU juga memiliki length of stay yang lebih pendek daripada kelompok 600 IU. Kesimpulan: Suplementasi vitamin D dosis tinggi (2000 IU/hari) memberikan manfaat klinis bermakna pada anak dengan sepsis, terutama dalam perbaikan hemodinamik, peningkatan kesadaran, penurunan kebutuhan ventilator dan vasopressor, serta perbaikan kadar laktat.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sepsis, Vitamin D, Klinis, Laboratorium. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 02:58 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 02:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57823 |
