SKOR EXTUBATION READINESS TEST SEBAGAI PARAMETER EKSTUBASI PADA PASIEN DENGAN GAGAL NAPAS = EXTUBATION READINESS TEST SCORE AS PARAMETER FOR PATIENTS WITH RESPIRATORY FAILURE


GASIM, NURAENI AHMAD (2026) SKOR EXTUBATION READINESS TEST SEBAGAI PARAMETER EKSTUBASI PADA PASIEN DENGAN GAGAL NAPAS = EXTUBATION READINESS TEST SCORE AS PARAMETER FOR PATIENTS WITH RESPIRATORY FAILURE. Sp thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C105202003-e4TF93SwylnLrRUH-20260429163849.jpg

Download (309kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C105202003-1-2.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C105212003-dp.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
C105202003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 September 2028.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Latar belakang: Ekstubasi pada pasien anak dengan gagal napas di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) merupakan fase kritis yang berisiko menimbulkan kegagalan ekstubasi dan reintubasi. Skor Extubation Readiness Test (ERT) dikembangkan sebagai alat bantu objektif untuk menilai kesiapan ekstubasi, namun bukti klinis pada populasi anak di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Menilai akurasi skor ERT sebagai parameter kesiapan ekstubasi pada pasien anak dengan gagal napas yang dirawat di PICU. Metode: Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 72 pasien anak usia 1 bulan–18 tahun dengan gagal napas yang menjalani ventilasi mekanik di PICU RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Skor ERT dinilai sebelum ekstubasi oleh dokter peneliti, disertai pencatatan karakteristik klinis, parameter ventilator, dan gas darah arteri. Analisis bivariat menggunakan uji Mann–Whitney untuk variabel kontinu dan uji χ²/Fisher untuk variabel kategorik. Akurasi diagnostik ERT dievaluasi dengan kurva ROC dan perhitungan sensitivitas, spesifisitas, PPV, NPV, dan likelihood ratio. Hasil: Skor ERT pada titik potong > 10,dengan sensitivitas 78,69%, spesifisitas 72,73%, PPV 94,12%, NPV 38,1%, LR + 2,89 LR − 0,29, dan AUC 0,849 (p = 0,002) menunjukkan kemampuan diskrimasi dengan kategori baik. Skor ERT dapat digunakan sebagai bagian SOP ketika dikombinasikan dengan penilaian kondisi klinis dan evaluasi hemodinamik secara menyeluruh. Kesimpulan: Skor ERT berhubungan dengan keberhasilan ekstubasi pada pasien anak dengan gagal napas di PICU. Titik potong > 10 memiliki spesifisitas dan sensitivitas yang baik sehingga mendukung konfirmasi kesiapan pada pasien terpilih yang direncanakan ekstubasi.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: ekstubasi, ERT, gagal napas, PICU
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:55
Last Modified: 24 Sep 2026 02:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57821

Actions (login required)

View Item
View Item