SYAHRIR, MUHAMMAD (2026) ANALISIS HUBUNGAN ANTARA BIOMARKER NEUTROPHIL LYMPHOCYTE RATIO (NLR), PLATELET LYMPHOCYTE RATIO (PLR), DAN NEUTROPHIL TO HEMOGLOBIN LYMPHOCYTE RATIO (NHLR) DENGAN LOKASI TUMOR, STADIUM, DAN DERAJAT DIFERENSIASI HISTOPATOLOGI KANKER KOLOREKTAL DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR JANUARI 2023 – DESEMBER 2024 = ASSOCIATION OF NEUTROPHIL–LYMPHOCYTE RATIO, PLATELET–LYMPHOCYTE RATIO, AND NEUTROPHIL–HEMOGLOBIN LYMPHOCYTE RATIO WITH TUMOR LOCATION, STAGE, AND HISTOPATHOLOGICAL DIFFERENTIATION IN COLORECTAL CANCER AT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO GENERAL HOSPITAL MAKASSAR JANUARY 2023–DECEMBER 2024. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C045212005-CnpgztKciYNrdXxP-20260325191347.jpg
Download (419kB)
C045212005-1-2.pdf
Download (1MB)
C045212005-dp.pdf
Download (134kB)
C045212005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Kanker kolorektal (KKR) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, dengan sebagian besar pasien didiagnosis pada stadium lanjut. Sistem staging konvensional seperti TNM memiliki keterbatasan dalam memprediksi prognosis secara komprehensif, sehingga diperlukan biomarker tambahan yang sederhana, mudah diakses, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biomarker inflamasi sistemik, yaitu Neutrophil-Lymphocyte Ratio (NLR), Platelet-Lymphocyte Ratio (PLR), dan Neutrophil-Hemoglobin Lymphocyte Ratio (NHLR), dengan lokasi tumor, stadium, serta derajat diferensiasi histopatologi pada pasien kanker kolorektal. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan retrospektif terhadap data pasien KKR di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode Januari 2023 hingga Desember 2024. Analisis dilakukan secara bivariat dan multivariat untuk menilai hubungan antara variabel biomarker dengan karakteristik klinikopatologis tumor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara biomarker inflamasi (NLR, PLR, dan NHLR) dengan stadium penyakit, serta derajat diferensiasi histopatologi kanker kolorektal. NHLR menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan NLR dan PLR dalam memprediksi karakteristik tumor, terutama dalam membedakan stadium dan agresivitas tumor. Selain itu, biomarker ini juga memiliki potensi dalam membantu stratifikasi risiko pasien berdasarkan kondisi inflamasi sistemik, status imun, dan keadaan hematologis. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa NLR, PLR, dan terutama NHLR dapat digunakan sebagai indikator tambahan yang sederhana dan cost-effective dalam menilai karakteristik klinikopatologis kanker kolorektal. NHLR berpotensi menjadi biomarker yang lebih komprehensif dan unggul dalam mendukung penilaian prognosis serta perencanaan klinis pada pasien KKR.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kanker kolorektal, NLR, PLR, NHLR, biomarker inflamasi, stadium, diferensiasi histopatologi. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Bedah |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 02:37 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 02:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57806 |
