HUBUNGAN MUTASI NRAS EXON-2 DENGAN ASPEK KLINIKOPATOLOGIS PADA PENDERITA KANKER REKTUM = NRAS Exon 2 Mutation and Clinicopathological Features of Rectal Cancer: A Single-Center Cross-Sectional Study


B. PARA, FARIZ MUNANDAR (2024) HUBUNGAN MUTASI NRAS EXON-2 DENGAN ASPEK KLINIKOPATOLOGIS PADA PENDERITA KANKER REKTUM = NRAS Exon 2 Mutation and Clinicopathological Features of Rectal Cancer: A Single-Center Cross-Sectional Study. Sp thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C045212001-C2m8qulKP7pfbcr9-20260321190152.jpg

Download (283kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C045212001-1-2.pdf

Download (494kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C045212001-dp.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
C045212001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 September 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

FARIZ MUNANDAR. *Hubungan Mutasi NRAS Exon 2 dengan Aspek Klinikopatologis pada Penderita Kanker Rektum* (dibimbing oleh M. Ihwan Kusuma dan M. Husni Cangara). Mutasi NRAS Exon 2 merupakan perubahan molekuler yang signifikan namun masih kurang diteliti pada kanker rektum dengan potensi implikasi terhadap terapi target dan prognosis. Meskipun data global menunjukkan prevalensi mutasi NRAS yang rendah pada kanker kolorektal, perbedaan regional serta spektrum mutasi spesifik pada kanker rektum masih belum jelas. Penelitian ini bertujuan menentukan frekuensi dan spektrum mutasi NRAS Exon 2 pada kanker rektum serta hubungannya dengan karakteristik klinikopatologis. Penelitian ini dilakukan pada 23 pasien dengan kanker rektum yang terkonfirmasi secara histopatologis dan menjalani reseksi bedah di RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Indonesia. Jaringan tumor difiksasi formalin dan tersimpan dalam parafin untuk menganalisis mutasi NRAS Exon 2 menggunakan PCR. Data klinikopatologis yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, stadium tumor, derajat histologis, dan golongan darah. Hubungan antara status mutasi NRAS Exon 2 dan karakteristik klinikopatologis dianalisis menggunakan uji Chi-square atau uji Fisher. Mutasi NRAS Exon 2 ditemukan pada 43,5% (10/23) pasien, dengan dominasi substitusi A → T yang menyebabkan perubahan Alanine menjadi Threonin. Angka mutasi lebih tinggi pada tumor stadium IV (80% vs. 28,6% pada stadium I) dan pada pasien usia muda (100% pada usia 18 – 35 tahun), namun tidak bermakna secara statistik (p>0,05). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan jenis kelamin, derajat histologis, maupun golongan darah. Penelitian ini menunjukkan prevalensi yang tinggi serta spektrum mutasi NRAS Exon 2 yang unik pada pasien kanker rektum di Indonesia, tanpa korelasi signifikan dengan parameter klinikopatologis. Temuan ini menekankan pentingnya profil molekuler berbasis regional dan pemeriksaan NRAS secara rutin mungkin diperlukan untuk strategi tata laksana pada kanker rektum. Kata kunci: NRAS Exon 2, kanker rektum, spektrum mutasi, populasi Indonesia

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: NRAS Exon 2, kanker rektum, spektrum mutasi, populasi Indonesia
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Bedah
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:36
Last Modified: 24 Sep 2026 02:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57805

Actions (login required)

View Item
View Item