ANALISIS KADAR GLUTAMAT DEHIDROGENASE DAN NYERI PADA POPULASI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) DI MAKASSAR = ANALYSIS OF GLUTAMATE DEHYDROGENASE LEVELS AND PAIN IN THE HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) POPULATION IN MAKASSAR


HASAN SPPD, DR. HASLIYAWATI (2026) ANALISIS KADAR GLUTAMAT DEHIDROGENASE DAN NYERI PADA POPULASI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) DI MAKASSAR = ANALYSIS OF GLUTAMATE DEHYDROGENASE LEVELS AND PAIN IN THE HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) POPULATION IN MAKASSAR. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C038231001-3W0JLXgi9M6OrKHT-20260525095752.jpg

Download (237kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C038231001-1-2.pdf

Download (623kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C038231001-dp.pdf

Download (424kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
C038231001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 September 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Nyeri merupakan salah satu keluhan yang sering ditemukan pada pasien Human Immunodeficiency Virus (HIV), baik berupa nyeri nosiseptif maupun neuropatik. Disregulasi metabolisme glutamat dan gangguan aktivitas glutamate dehydrogenase (GDH) diduga berperan dalam patogenesis nyeri neuropatik melalui mekanisme neuroinflamasi dan eksitotoksisitas neuron. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kadar GDH serum dengan nyeri pada pasien HIV di Makassar. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Sebanyak 151 pasien HIV diikutsertakan menggunakan metode consecutive sampling. Penilaian jenis nyeri dilakukan menggunakan instrumen painDETECT, sedangkan intensitas nyeri dinilai dengan Visual Analog Scale (VAS). Pemeriksaan kadar GDH dilakukan menggunakan sampel serum. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square, independent t-test, dan korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Mayoritas subjek berjenis kelamin laki-laki (85,4%) dengan median usia 36 tahun. Nyeri nosiseptif ditemukan pada 29,1% subjek, sedangkan nyeri neuropatik tidak ditemukan. Rerata kadar GDH serum adalah 10,44 ± 7,7 mIU/mL. Tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar GDH dengan kejadian nyeri (p = 0,97) maupun intensitas nyeri berdasarkan skor VAS (r = 0,148; p = 0,070). Jenis kelamin perempuan berhubungan signifikan dengan kejadian nyeri (p = 0,005). Kesimpulan: Nyeri pada pasien HIV dalam penelitian ini didominasi oleh nyeri nosiseptif. Kadar GDH serum tidak berhubungan dengan kejadian maupun intensitas nyeri pada pasien HIV. Jenis kelamin perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami nyeri dibandingkan laki-laki.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: HIV, nyeri nosiseptif, nyeri neuropatik, glutamate dehydrogenase, GDH
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Dalam
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:33
Last Modified: 24 Sep 2026 02:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57803

Actions (login required)

View Item
View Item