SAFITRI, KIKI (2025) KANDUNGAN DAN KARAKTERISASI MIKROPLASTIK PADA DAGING TIRAM Crassostrea sp. ASAL PERAIRAN LAJARI DAN PANCANA KABUPATEN BARRU. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H041211032-NxObrTsFySzqQYvA-20251007084324.jpg
Download (114kB)
H041211032-1-2.pdf
Download (462kB)
H041211032-dp.pdf
Download (452kB)
H041211032-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (979kB)
Abstract (Abstrak)
KIKI SAFITRI. 2025. Kandungan dan Karakterisasi Mikroplastik pada Daging Tiram Crassostrea sp. Asal Perairan Lajari dan Pancana Kabupaten Barru (dibimbing oleh Magdalena Litaay.). Latar belakang. Pencemaran mikroplastik di perairan laut menjadi isu lingkungan global yang berdampak pada organisme akuatik, termasuk tiram Crassostrea sp. sebagai filter feeder. Tiram rentan terhadap paparan mikroplastik karena mekanisme makanannya yang menyaring air. Mikroplastik berpotensi mengandung zat berbahaya seperti logam berat dan senyawa kimia toksik, yang kemudian bisa masuk ke rantai makanan dan membahayakan kesehatan manusia sebagai konsumen akhir. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji tingkat kontaminasi mikroplastik dalam tiram, terutama di wilayah pesisir yang menjadi lokasi budidaya dan konsumsi masyarakat lokal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan, bentuk, warna, dan jenis polimer mikroplastik pada daging tiram yang berasal dari dua lokasi di Kabupaten Barru, yaitu Lajari dan Pancana. Metode. Penelitian ini dilakukan pada bulan April hingga Juni 2025. Sampel tiram diambil secara acak sebanyak 10 individu per lokasi dan dianalisis secara visual menggunakan mikroskop stereo untuk identifikasi bentuk dan warna mikroplastik. Preparasi sampel dilakukan dengan metode digesti menggunakan larutan KOH 10%. Jenis polimer mikroplastik diidentifikasi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kontaminasi mikroplastik di lokasi Lajari lebih tinggi (90%) dibanding Pancana (70%), dengan konsentrasi masing-masing sebesar 8,34 partikel/g dan 1,61 partikel/g. Jenis mikroplastik yang dominan di kedua lokasi adalah berbentuk fiber dan berwarna biru. Melalui uji FTIR, mikroplastik yang teridentifikasi terdiri atas polimer polyamide, protein, dan polytetrafluoroethylene (PTFE). Perbedaan konsentrasi mikroplastik antar lokasi diduga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat sekitar yang menghasilkan limbah plastik ke lingkungan perairan. Kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa tiram di wilayah perairan Barru telah terkontaminasi mikroplastik dengan variasi konsentrasi yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Mikroplastik yang paling umum ditemukan adalah berbentuk fiber berwarna biru dengan jenis polimer utama berupa polyamide. Hasil ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap pengelolaan limbah plastik di lingkungan pesisir untuk menjaga keamanan pangan laut dan kesehatan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 00:41 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 00:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57783 |
