MARDHIYYAH, FAUZIYYAH KAMILAH (2025) ANALISIS DISTRIBUSI DOSIS SERAP RADIASI PASIEN KANKER NASOFARING PADA TREATMENT PLANNING SYSTEM (TPS) MENGGUNAKAN TEKNIK IMRT (INTENSITY MODULATED RADIATION THERAPY). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H021211027-PAfH2VQ3iISKyXpr-20251007064322.jpg
Download (284kB)
H021211027-1-2.pdf
Download (876kB)
H021211027-dp.pdf
Download (424kB)
H021211027-fulllll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kanker nasofaring (KNF) merupakan pertumbuhan sel ganas yang muncul pada daerah di antara tenggorokan bagian atas dan di belakang hidung. Hampir 60 % tumor ganas kepala dan leher merupakan karsinoma nasofaring, kemudian diikuti oleh tumor ganas hidung-dan sinus paranasal (18 %), laring (16%), dan tumor ganas rongga mulut, tonsil, hipofaring dalam presentase rendah. Berdasarkan data dari Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) pada tahun 2020 KNF menempati urutan ke-17 sebagai kanker yang paling umum diderita oleh pria di dunia, dimana setiap tahun 2,2 kasus baru terjadi per 100.000 penduduk. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan, CI, HI dengan menggunakan teknik IMRT. Selain itu, penelitian ini juga juga bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknik IMRT dalam meminimalkan dosis OAR pada pada kanker nasofaring. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil 10 data sekunder perencanaan radioterpi pasien kanker nasofaring di instalasi radioterapi rumah sakit TK.II Pelamonia. Data dikumpulkan kemudian dianalisis Dose Volume Histogram (DVH), yang mencakup volume kanker yang menerima dosis sebesar 95%, volume total kanker, dosis radiasi pada saat 2%, 50%, 98%, dosis rata-rata dan volume Organ at Risk (OAR). Hasil. Penelitian menunjukkan nilai pada CI berkisar antara 0.81- 0.99 Gy dan nilai HI didapatkan antara 0.05 – 0.50 Gy. Adapun untuk OAR, pada batang otak nilai dmax berkisar antara 6.65 – 49.46 Gy. Pada kiasma berkisar antara 0.73 – 39.90 Gy. Lalu, pada OAR sumsum tulang belakang 1.29 – 48.43 Gy. OAR mata kiri memiliki dmax 7.35 – 28.43 Gy, OAR mata kanan 6 – 22.75 Gy, OAR lensa kiri 0.64 – 5.50 Gy, dan lensa kanan berada pada 0.35 – 3.96 Gy. Semua nilai berada di bawah ambang batas yang telah ditetapkan oleh ICRU dan QUANTEC.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 00:24 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 00:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57780 |
