MUBARAQ, WILDAN (2025) SINTESIS, KARAKTERISASI, DAN STUDI ANTITUBERKULOSIS DARI KOMPLEKS Mn(II), Ni(II), DAN Zn(II) DENGAN SERIN-TIROSIN DIPEPTIDA DITIOKARBAMAT SECARA IN SILICO DAN IN VITRO. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
H012232002-h1NCvUGg92V3ltcf-20251003155719.jpg
Download (996kB)
H012232002-1-2.pdf
Download (1MB)
H012232002-dp.pdf
Download (284kB)
H012232002-fulllllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
WILDAN MUBARAQ. Sintesis, Karakterisasi, dan Studi Antituberkulosis dari Kompleks Mn(II), Ni(II), dan Zn(II) dengan Serin-Tirosin Dipeptida Ditiokarbamat Secara In Silico dan In Vitro. (Dibimbing oleh Indah Raya dan Herlina Rasyid). Latar Belakang. Tuberkulosis (TB) yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis masih menjadi masalah kesehatan global. Sekitar 10 juta kasus baru dan 1,5 juta kematian akibat TB terjadi setiap tahun. Munculnya strain resisten obat multidrug-resistant (MDR-TB) dan extensively drug-resistant (XDR-TB) serta durasi pengobatan yang panjang dan efek samping yang dihasilkan mendorong pengembangan agen terapeutik baru yang lebih efektif dan aman. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah pemanfaatan kompleks logam sebagai agen antibakteri. Pengembangan agen antibakteri dari kompleks logam dengan ligan ditiokarbamat dan asam amino relatif masih sangat terbatas. Dengan modifikasi ligan diharapkan dapat meningkatkan potensi aktivitas biologis dari kompleks logam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis dan mengarakterisasi senyawa kompleks dari logam Mn(II), Ni(II), dan Zn(II) dengan serin-tirosin dipeptida ditiokarbamat serta mengevaluasi bioaktivitasnya sebagai antituberkulosis melalui pendekatan in silico dan in vitro. Metode. Tahapan metode pada penelitian ini terdiri atas tiga tahapan, yakni tahapan pertama menyintesis senyawa kompleks Mn(II), Ni(II), dan Zn(II) dengan serin-tirosin dipeptida ditiokarbamat dengan menggunakan metode in situ. Tahapan kedua, mengarakterisasi senyawa kompleks hasil sintesis seperti penentuan titik leleh, pengukuran konduktivitas, dan karakterisasi spektroskopi UV-Vis, FT-IR, XRD, dan SEM-EDX. Tahapan ketiga, mengevaluasi senyawa kompleks hasil sintesis dengan pendekatan in silico (aturan hukum Lipinski, analisis data ADMET, dan molecular docking) dan pendekatan in vitro menggunakan metode Lowenstein Jensen. Hasil. Hasil sintesis dan karakterisasi menunjukkan bahwa senyawa kompleks yang berhasil disintesis berbentuk padatan, bersifat non elektrolit, dan stabil, serta memiliki karakteristik khas dari kompleks ditiokarbamat. Uji in silico menunjukkan semua senyawa memenuhi aturan Lipinski dan sebagian besar kriteria ADMET, sehingga berpotensi sebagai kandidat obat oral. Analisis molecular docking menunjukkan berbagai interaksi ikatan, termasuk ikatan hidrogen konvensional untuk semua senyawa kompleks, dengan skor tertinggi pada kompleks Mn(II)Ser-Tyr Dtc (-95,0901 kJ/mol), melampaui skor INH (-65,8232 kJ/mol). Uji in vitro juga mendukung aktivitas antibakteri yang ditunjukkan dengan tidak adanya pertumbuhan koloni M. tuberculosis H37Rv. Kesimpulan. Senyawa kompleks yang telah disintesis menunjukkan potensi penghambatan terhadap M. tuberculosis H37Rv dan memiliki aktivitas farmakologis yang baik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:03 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57772 |
