TINJAUAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENANGKAPAN IKAN SECARA DESTRUKTIF DI KEPULAUAN SPERMONDE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN (Studi Kasus Putusan No.82/Pid.Sus/2020/PN.Pkj)


APRISAL, JELITA SEPTIANI (2021) TINJAUAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENANGKAPAN IKAN SECARA DESTRUKTIF DI KEPULAUAN SPERMONDE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN (Studi Kasus Putusan No.82/Pid.Sus/2020/PN.Pkj). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
B011171068_skripsi cover1.png

Download (175kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011171068_skripsi 1-2.pdf

Download (894kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011171068_skripsi dp.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
B011171068_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

JELITA SEPTIANI APRISAL (B011171068) dengan Judul "Tinjauan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penangkapan Ikan Secara Destruktif Di Kepulauan Spermonde Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan (Studi Putusan No.82/Pid.Sus/Pn.Pkj)" Di bawah Bimbingan Abd. Asis sebagai Pembimbing Utama dan Dara Indrawati sebagai Pembimbing Pendamping. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimanakah praktik penangkapan ikan secara destruktif di kepulauan spermonde dan mengetahui bagaimana Pertimbangan hukum Majelis Hakim, atas tindak pidana penangkapan ikan secara destruktif di kepulauan spermonde dari Putusan No.82/Pid.sus/2020/PN. Pkj). Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah jenis penelitian normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, yaitu peraturan perundang-undangan, Putusan hakim. Bahan hukum sekunder yaitu literatur buku dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian ini. Serta bahan hukum tersier, yaitu artikel serta literatur lainnya di internet sebagai data pendukung dalam penelitin ini. Keseluruhan bahan hukum tersebut dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif . Adapun hasil penelitian ini yaitu, 1). Perbuatan penangkapan ikan secara destruktif merupakan delik yang diatur dan bertujuan untuk melindungi kelestarian lingkungan laut yang termasuk didalamnya sumber daya ikan dan ekosistem terumbu karang , di dalam pembuktian terjadinya tindak pidana ini harus mengambil penafsiran hukum yang tepat dan terukur dengan mengedepankan penerapan hukum murni 2). Dalam mengadili tindak pidana penangkapan ikan secara destruktif, sudah seharusnya bagi Hakim dalam putusannya mempertimbangkan segala aspek yang bersifat yuridis dan non-yuridis agar penjatuhan putusan yang diberikan kepada para terdakwa dapat menjunjung tinggi rasa keadilan.
Kata Kunci: penangkapan ikan secara destruktif, kepulauan spermonde

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 23 Aug 2021 07:29
Last Modified: 23 Aug 2021 07:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/5775

Actions (login required)

View Item
View Item