Uji Virulensi Beberapa Patogen Yang Diisolasi Dari Penyakit Busuk Buah Kakao Dan Respons Ketahanan Klon Kakao MCC-01, S2, BB-01=Virulence testing of several pathogens isolated from cacao pod rot disease and the resistance response of cacao clones MCC-01, S2, BB-01


RITA, RITA (2026) Uji Virulensi Beberapa Patogen Yang Diisolasi Dari Penyakit Busuk Buah Kakao Dan Respons Ketahanan Klon Kakao MCC-01, S2, BB-01=Virulence testing of several pathogens isolated from cacao pod rot disease and the resistance response of cacao clones MCC-01, S2, BB-01. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G061221051-zEfdbQ1OwMnioTeL-20260304163004.jpg

Download (186kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G061221051-1-2.pdf

Download (447kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G061221051-dp.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
G061221051-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Penyakit busuk buah kakao merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kerugian hasil panen yang cukup besar di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh patogen Lasiodiplodia theobromae dan Phytophthora palmivora. Patogen ini dapat menginfeksi semua bagian tanaman, seperti buah, daun, dan batang. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang luas mengenai variasi pada klon kakao dan virulensi setiap patogen yang diisolasi dari penyakit busuk buah kakao. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat virulensi patogen hasil isolasi dari penyakit busuk buah kakao dan mengevaluasi respons ketahanan dari beberapa klon kakao. Metode. Penelitian ini menggunakan uji daun, uji sinergitas, dan uji buah yang menggunakan metode pelukaan dan metode tanpa pelukaan disusun dalam rancangan acak lengkap. Hasil. Hasil uji daun menunjukkan tiga isolat Lasiodiplodia spp. menunjukkan agresivitas yang tinggi dalam menimbulkan gejala pada daun. Sementara, Phytophthora spp. memiliki agresivitas yang lebih rendah dan diikuti oleh isolat Fusarium spp. Berdasarkan hasil uji buah terdapat beberapa isolat yang memiliki kemampuan virulensi tinggi terhadap semua klon buah kakao, terutama patogen Lasiodiplodia spp. isolat LS1, Lasiodiplodia spp. isolat LS2, dan Lasiodplodia spp. isolat B1. Sementara, respons ketahanan klon yang tergolong tahan terhadap penyakit busuk buah kakao menunjukkan persentase rendah secara konsisten terdapat pada klon MCC-01. Kesimpulan. Berdasarkan pengujian diketahui bahwa patogen Lasiodiplodia spp. isolat LS1, LS2, dan B1 memiliki memampuan virulensi yang sangat tinggi pada metode pelukaan maupun metode tanpa pelukaan. Patogen ini mampu menginfeksi melalui epidermis buah dengan menggunakan enzim selulotik dan pektinitik hingga menembus kutikula, sedangkan respons ketahanan klon menunjukkan MCC-01 secara konsisten tahan terhadap isolat uji.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Agresivitas; Infeksi; Sinergitas; Tanpa pelukaan; Uji buah; Variasi klon
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Sep 2026 05:38
Last Modified: 23 Sep 2026 05:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57741

Actions (login required)

View Item
View Item