EFEK PEMBAKARAN JERAMI PADI PASCA PANEN TERHADAP KUALITAS TANAH DI KECAMATAN MATTIRO SOMPE KABUPATEN PINRANG=THE EFFECT OF POST-HARVEST RICE STRAW BURNING ON SOIL QUALITY IN MATTIRO SOMPE DISTRICT, PINRANG REGENCY


RAHMAN, KHUMAERAH (2026) EFEK PEMBAKARAN JERAMI PADI PASCA PANEN TERHADAP KUALITAS TANAH DI KECAMATAN MATTIRO SOMPE KABUPATEN PINRANG=THE EFFECT OF POST-HARVEST RICE STRAW BURNING ON SOIL QUALITY IN MATTIRO SOMPE DISTRICT, PINRANG REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G051221035-jspVmg0Cy5NQi38t-20260309115846.jpeg

Download (50kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G051221035-1-2.pdf

Download (501kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G051221035-dp.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
G051221035-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

KHUMAERAH RAHMAN. Efek Pembakaran Jerami Padi Pasca Panen terhadap Kualitas Tanah di Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang. (Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir Muh. Jayadi M.P). Latar Belakang: Produksi padi di Kecamatan Mattiro Sompe menghasilkan limbah jerami dalam jumlah besar yang umumnya dibakar oleh petani. Praktik ini berpotensi memengaruhi kualitas tanah akibat hilangnya unsur hara serta perubahan sifat fisik dan kimia tanah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembakaran jerami padi pasca panen terhadap sifat fisik dan kimia tanah di Kecamatan Mattiro Sompe, serta membandingkan kualitas tanah antara lahan yang dibakar dan tidak dibakar. Metode: Penelitian dilakukan di lahan sawah Desa Patobong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm dari lahan dengan pembakaran jerami (SDP) dan tanpa pembakaran (STP) sebanyak 15 sampel tiap perlakuan (3 ulangan), serta sampel abu jerami. Analisis laboratorium meliputi pH, C-organik, KTK, N-total, P tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, dan tekstur. Data diolah menggunakan skoring Partoyo dan dihitung Indeks Kualitas Tanah (IKT) dengan pendekatan MDS. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa pH tanah pada lahan pembakaran cenderung lebih netral, sedangkan C-organik umumnya lebih rendah. Nilai KTK berada pada kategori rendah–sedang, sementara N, K, dan Ca tergolong rendah pada kedua lahan, dengan tekstur didominasi fraksi liat. Indeks Kualitas Tanah (IKT) pada kedua lahan termasuk kategori sedang, dengan nilai relatif serupa. Hal ini menunjukkan bahwa pembakaran jerami memengaruhi beberapa sifat tanah, namun tidak menyebabkan perbedaan kelas kualitas tanah secara keseluruhan. Kesimpulan: Lahan dengan pembakaran jerami dan tanpa pembakaran memiliki sifat fisik dan kimia tanah yang relatif sama, dengan perbedaan nilai yang tidak signifikan. Hal ini tercermin dari nilai Indeks Kualitas Tanah yang berada pada kategori sedang, yaitu 0,41 untuk STP dan 0,47 untuk SDP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pembakaran jerami padi, sifat fisik tanah, sifat kimia tanah, Indeks Kualitas Tanah (IKT).
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Sep 2026 05:08
Last Modified: 23 Sep 2026 05:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57733

Actions (login required)

View Item
View Item