NOVIANTY, RINTAN (2026) STUDI EMISI GAS RUMAH KACA DAN KERAPATAN BAKTERI METANOTROF PADA LAHAN MINAPADI=Greenhouse Gas Emission and Methanotrophic Bacterial Density in a Rice–Fish (Minapadi) Farming System. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051221032-zSUDaWouck76TyNQ-20260305012502.jpg
Download (60kB)
G051221032-1-2.pdf
Download (352kB)
G051221032-dp.pdf
Download (155kB)
G051221032-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
RINTAN NOVIANTY. Studi Emisi Gas Rumah Kaca dan Kerapatan Bakteri Metanotrof pada Lahan Minapadi (dibimbing oleh Risky Nurhikayani, S.Si., M.Sc). Latar belakang: Budidaya padi dengan sistem konvensional merupakan penghasil emisi gas rumah kaca (GRK), khususnya CH4 dan N2O. Masih tingginya produksi GRK pada sektor pertanian membutuhkan sistem budidaya yang mampu menekan emisi GRK, Minapadi dapat meningkatkan aerasi tanah sehingga mendukung berkembangnya bakteri metanotrof yang berperan dalam proses oksidasi metana.Tujuan: Mengetahui pengaruh kerapatan bakteri metanotrof terhadap penurunan emisi gas rumah kaca pada lahan minapadi. Metode: Penelitian dilakukan di Lahan Sawah Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Maret–Juli 2025. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan Faktorial 2 Faktor (F2F) dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sebagai rancangan lingkungan. Percobaan terdiri dari 2 faktor, faktor pertama yaitu jenis ikan terdiri dari 2 taraf yaitu ikan nila dan ikan mas. Faktor kedua yaitu dosis pakan terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 3%, 6%, dan 9 % dari bobot awal ikan. Hasil: Peningkatan populasi bakteri metanotrof diikuti oleh penurunan emisi metana. Perlakuan JMD0 menunjukkan populasi metanotrof tertinggi (rata-rata 9,7×10⁴ CFU) dengan emisi metana 23,4 mg/m²/jam, sedangkan sistem konvensional menghasilkan emisi metana 57 mg/m²/hari. Emisi N₂O tertinggi terdapat pada perlakuan ikan mas dengan dosis pakan 6% (21,349 mg/m²/jam), dan terendah pada ikan nila dengan dosis pakan sama (4,887 mg/m²/jam). Kesimpulan: Sistem minapadi dengan populasi bakteri metanotrof yang tinggi mampu menurunkan emisi metana.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | minapadi, metanotrof, emisi gas rumah kaca, kelimpahan bakteri. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 05:06 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 05:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57731 |
