FEBRIANDINI, CHUSNUL CHOTIMAH (2026) ANALISIS PENGARUH PERBESARAN LEBAR PELAT IKUTAN DAN HARD CORNER ELEMENT. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D081221029-whf1sr8EZomyczIS-20260609133626.jpg
Download (1MB)
D081221029-1-2.pdf
Download (4MB)
D081221029-dp.pdf
Download (593kB)
D081221029-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Chusnul Chotimah Febriandini. Analisis Pengaruh Perbesaran Lebar Pelat Ikutan Dan Hard Corner Element. (dibimbing oleh Muhammad Zubair Muis Alie) Latar belakang. Struktur pelat pada kapal merupakan elemen utama yang berfungsi menahan beban hidrostatik, gelombang, dan beban operasional. Pada area sambungan dan sudut struktur sering terjadi konsentrasi tegangan akibat perubahan geometri sehingga dapat menyebabkan deformasi dan kegagalan lokal. Untuk mengurangi konsentrasi tegangan tersebut digunakan pelat ikutan (attached plate) dan elemen hard corner sebagai perkuatan lokal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbesaran lebar pelat ikutan dan hard corner terhadap perilaku struktur serta menentukan konfigurasi perbesaran lebar yang paling optimal. Manfaat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik dalam bidang mekanika struktur dan metode elemen hingga, memberikan acuan teknis bagi industri perkapalan dalam menentukan dimensi pelat ikutan dan hard corner, serta menjadi referensi metodologi analisis numerik pada struktur kapal. Metode. Analisis dilakukan menggunakan metode Non Linear Finite Element Analysis (NLFEA) pada struktur kapal bulk carrier dengan ukuran mesh 550 mm. Model yang dianalisis terdiri dari model eksisting dan model modifikasi dengan penambahan ketebalan pelat sebesar 1,5 mm pada area hard corner. Analisis dilakukan pada kondisi hogging dan sagging menggunakan kurva moment–curvature. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa model modifikasi mengalami peningkatan kekuatan batas dengan nilai sebesar 8,25 × 10³ Nmm pada kondisi hogging dan -7,56 × 10³ Nmm pada kondisi sagging. Peningkatan lebih signifikan terjadi pada kondisi sagging dibandingkan hogging. Kesimpulan. Perbesaran lebar dan penambahan ketebalan pelat ikutan pada area hard corner memberikan peningkatan kekuatan struktur, namun pengaruhnya masih terbatas karena penambahan ketebalan yang relatif kecil.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Kelautan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 04:58 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 04:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57721 |
