SYARIF, MUHAMMAD (2026) Klasifikasi Tanah Tingkat Famili Yang Berkembang Dari Formasi Batuan Gunung Api Pada Pertanian Hortikultura Di Kecamatan Tinggimoncong=Soil Classification At The Family Level Developed From Volcanic Rock Formations In Horticultural Agriculture In Tinggimoncong District. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051221015-sMGbiP9VERmS52Xx-20260309131121.jpeg
Download (88kB)
G051221015-1-2.pdf
Download (1MB)
G051221015-dp.pdf
Download (950kB)
G051221015-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Produksi hortikultura mengalami peningkatan, dengan Kecamatan Tinggimoncong sebagai salah satu sentra produksi. Tingginya minat hortikultura belum diiringi dengan data tanah yang komprehensif, diperlukan informasi karakteristik tanah melalui pendekatan klasifikasi tanah detail. Tujuan. Untuk mengklasifikasikan tanah tingkat famili pada lahan pertanian hortikultura yang berkembang dari formasi gunung api. Metode. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa dengan metode survei berdasarkan kelas unit lahan dengan tujuh titik pengamatan profil (T1, T2, T3, T4, T5, T6, dan T7). Analisis meliputi karakteristik fisik dan kimia tanah, yaitu warna, tekstur, struktur, konsistesi, kerapatan isi, pH, C-organik, jumlah basa-basa, KTK, dan Kejenuhan Basa (KB) dengan pengklasifikasian tanah dilakukan berdasarkan Kunci Taksonomi Tanah USDA. Hasil. Seluruh profil termasuk rejim kelembapan udik dan rejim suhu isohiperthermik. Terdapat epipedon umbrik pada profil T1, T2, T3, T4, dan T5 serta epipedon okrik pada profil T6 dan T7. Horizon penciri bawah permukaan argilik pada T1, T2, T3, dan T7 serta kambik pada T4, T5, dan T6. Profil T1, T2, dan T7 diklasifikasikan sebagai Ultisol dengan KB 28-34%, dengan Famili pada T1 adalah Halus, Typic Paleudults, Famili pada T2 adalah Sangat Halus,Typic Paleudult, dan Famili pada T7 adalah Halus, Typic Paleudults. Profil T3 diklasifikasikan sebagai Alfisol dengan KB 36%, dengan Famili Halus, Ultic Hapludalfs. Profil T4, T5, dan T6 sebagai Inceptisol dengan KB 34-38%%. Famili pada profil T4 adalah Berlempung Halus, Typic Humudepts, profil T5 adalah Halus, Typic Humudepts, dan profil T6 dengan Famili Skeletal Berlempung, Ruptic-Ultic Dystrudepts. Kesimpulan. Tanah di lokasi penelitian tergolong kategori Famili Halus, Typic Paleudults; Halus Tanah di lokasi penelitian tergolong pada kategori Famili Halus, Typic Paleudults; Halus, Typic Paleudults; Halus, Ultic Hapludalfs; Berlempung Halus, Typic Humudepts; Halus, Typic Humudepts; Skeletal Berlempung, Ruptic-Ultic Dystrudepts; dan Halus, Typic Paleudults, menunjukkan tingkat perkembangan tanah yang didominasi oleh proses pelapukan bahan induk dan iluviasi liat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakteristik tanah, famili, epipedon, horizon penciri |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 08:58 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 08:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57714 |
