Efektivitas Aplikasi NPK dan Kitosan terhadap Hasil dan Kualitas Jambu Mete (Anacardium occidentale L.)=Effectiveness of NPK and Chitosan Applications on Cashew (Anacardium occidentale L.) Yield and Quality


DEWI, AYUNITA SRI (2026) Efektivitas Aplikasi NPK dan Kitosan terhadap Hasil dan Kualitas Jambu Mete (Anacardium occidentale L.)=Effectiveness of NPK and Chitosan Applications on Cashew (Anacardium occidentale L.) Yield and Quality. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G011221125-B6ge7EJ0iAwhnHul-20260310025150.jpeg

Download (69kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011221125-1-2.pdf

Download (246kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011221125-dp.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
G011221125-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Produktivitas jambu mete di Indonesia seringkali rendah akibat kurangnya pemeliharaan intensif dan pemupukan yang memadai serta pengaruh cekaman lingkungan. Penggunaan kitosan sebagai biostimulan alami diketahui memiliki potensi strategis dalam memacu fisiologi pertumbuhan dan meningkatkan metabolisme tanaman untuk mendukung pembentukan hasil yang lebih optimal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pupuk NPK dan aplikasi kitosan terhadap peningkatan hasil dan kualitas jambu mete. Metode. Penelitian dilaksanakan di perkebunan rakyat Dusun Bone’e, Desa Mallusetasi, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berlangsung dari bulan Mei hingga November 2025. Metode penelitian menggunakan percobaan faktorial dua faktor dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK Mutiara 16-16-16 yang terdiri dari empat taraf (0, 5, 10, dan 15 kg/pohon). Faktor kedua adalah konsentrasi kitosan dengan tiga taraf (0, 15, dan 30 mL/L). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata antara perlakuan pupuk NPK 15 kg/pohon dan kitosan 30 mL/L yang menghasilkan rata-rata tertinggi pada jumlah bunga jantan (31,20 per malai) dan jumlah bunga total (53,92 per malai). Secara tunggal, perlakuan NPK 15 kg/pohon memberikan hasil terbaik pada bobot kernel mete (94,43 g). Perlakuan kitosan 30 mL/L secara tunggal memberikan pengaruh terbaik pada jumlah bunga hermaprodit (21,46 per malai), jumlah buah per malai (3,31 buah), dan bobot segar biji mete (348,71 g). Kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk NPK 15 kg/pohon dan kitosan 30 mL/L merupakan perlakuan terbaik untuk memacu potensi pembungaan, sedangkan aplikasi tunggal masing-masing faktor efektif meningkatkan kuantitas fisik hasil panen jambu mete.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Anacardium occidentale L., hasil, kualitas, kitosan, NPK.
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Sep 2026 06:31
Last Modified: 22 Sep 2026 06:31
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57666

Actions (login required)

View Item
View Item