SUAIB, ADITHYAWARMAN (2026) ANALISIS PENGETAHUAN PASIEN KANKER MENGENAI MANAJEMEN EFEK SAMPING KEMOTERAPI: STUDI CROSS SECTIONAL FARMAKOEPIDEMIOLOGI DI RUMAH SAKIT KOTA MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
N012221020-NMx3vbDSHRwrqczf-20260715103422.jpeg
Download (105kB)
N012221020-1-2.pdf
Download (889kB)
N012221020-dp.pdf
Download (280kB)
N012221020-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (929kB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ADITHYAWARMAN SUAIB. Analisis Pengetahuan Pasien Kanker Mengenai Manajemen Efek Samping Kemoterapi: Studi Cross-Sectional Farmakoepidemiologi di Rumah Sakit Kota Makassar (dibimbing oleh Muh. Akbar Bahar dan Habibie). Latar Belakang: Kemoterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam pengobatan kanker, tetapi sering menimbulkan berbagai efek samping yang dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, kualitas hidup, serta keberlangsungan terapi pasien. Oleh karena itu, pengetahuan yang memadai diperlukan agar pasien mampu mengenali, mencegah, dan mengelola efek samping secara tepat selama menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pengetahuan pasien kanker mengenai efek samping kemoterapi, pemahaman tentang manajemen efek samping, sumber dan metode informasi yang digunakan pasien, serta menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan dan pemahaman manajemen efek samping. Metode: Penelitian farmakoepidemiologi dengan desain potong lintang multisenter ini dilakukan terhadap 401 pasien kanker dewasa yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin, Rumah Sakit Pelamonia, dan Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar selama Oktober 2025 hingga Maret 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif serta bivariat menggunakan uji Chi-square atau Fisher exact dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (95,0%), berusia 41–65 tahun (83,8%), dan menderita kanker payudara (84,0%). Pengetahuan mengenai regimen kemoterapi masih rendah, yaitu sebanyak 91,0% pasien tidak memahami frekuensi dan durasi terapi serta 93,8% tidak dapat menyebutkan obat kemoterapi yang digunakan. Sebaliknya, sebagian besar pasien telah mengenali efek samping yang umum terjadi, terutama rambut rontok (92,0%) serta mual dan muntah (91,3%), tetapi pengetahuan mengenai perubahan psikologis, infeksi, kelelahan, dan nyeri masih terbatas. Pemahaman mengenai manajemen efek samping juga masih rendah, yaitu sebanyak 83,5% pasien tidak mengetahui obat atau tindakan yang dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi efek samping dan 83,0% memilih langsung pergi ke rumah sakit ketika gejala muncul. Seluruh responden memperoleh informasi utama mengenai kemoterapi dari dokter spesialis onkologi, sedangkan metode edukasi yang paling disukai adalah komunikasi tatap muka (98,5%). Riwayat penyakit kronis (p=0,014) dan lama menderita kanker (p=0,028) berhubungan secara signifikan dengan tingkat pengetahuan pasien. Tingkat pengetahuan juga berhubungan secara signifikan dengan pemahaman manajemen efek samping (p=0,001). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar pasien mampu mengenali efek samping kemoterapi yang umum, pemahaman mengenai regimen terapi, tindakan pencegahan, premedikasi, dan manajemen efek samping secara mandiri masih terbatas. Pasien dengan riwayat penyakit kronis dan durasi kanker yang lebih lama cenderung memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik, sedangkan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi berhubungan dengan pemahaman manajemen efek samping yang lebih baik. Seluruh pasien memperoleh informasi utama dari dokter spesialis onkologi dan sebagian besar lebih menyukai edukasi secara tatap muka. Temuan ini menunjukkan perlunya program edukasi kemoterapi yang terstruktur, berkelanjutan, dan multidisiplin sejak awal terapi, dengan mengoptimalkan peran apoteker dalam edukasi obat, pengenalan efek samping, tanda bahaya, serta dukungan swamanajemen pasien.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 06:18 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 06:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57660 |
