Efektivitas Pemberian Kompos Blotong Tebu dan Actinomycetes terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu=The Effectiveness of Sugarcane Blotong Compost and Actinomycetes on the Growth of Sugarcane Seedlings


MANGALIK, DWIYANA NATANIA (2026) Efektivitas Pemberian Kompos Blotong Tebu dan Actinomycetes terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu=The Effectiveness of Sugarcane Blotong Compost and Actinomycetes on the Growth of Sugarcane Seedlings. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G011211167-6Mt2gNQ98TUxvE7u-20260303195233.png

Download (90kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011211167-1-2.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011211167-dp.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
G011211167-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Kompos blotong tebu dapat menjadi pupuk organik dan memperbaiki struktur tanah. Actinomycetes dapat berperan untuk meningkatkan kandungan zat pengatur tumbuh dan berfungsi sebagai biofertilizer bagi tanaman. Pemberian kompos blotong tebu dan Actinomycetes dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman secara optimal sehingga meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman tebu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari efektivitas pemberian kompos blotong tebu dan Actinomycetes terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Lokasi penelitian ini berada pada titik koordinat 5°07'39.2"S 119°28'59.3"E. Penelitian ini berlangsung dari bulan Januari - Mei 2025. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk Rancangan Petak Terpisah (RPT) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu kompos blotong tebu sebagai petak utama terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa pemberian kompos blotong tebu (kontrol), 10 ton/ha, 20 ton/ha. Faktor kedua yaitu jumlah koloni Actinomycetes sebagai anak petak yang terdiri dari 4 taraf yaitu, 0 CFU/ml (kontrol), 103 CFU/ml, 106 CFU/ml, dan 109 CFU/ml. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan kompos blotong tebu dan Actinomycetes. Perlakuan kompos blotong tebu 20 ton/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap jumlah anakan (6,50) dan panjang akar (57,73 cm), perlakuan Actinomycetes memberikan pengaruh terbaik terhadap volume akar (216,67 ml), bobot segar akar (249,33 g), dan bobot kering akar (118,33 g). Kesimpulan. Tidak terdapat interaksi antara kompos blotong tebu dan Actinomycetes terhadap semua parameter pengamatan. Kompos blotong tebu 20 ton/ha memberikan pengaruh terbaik pada jumlah anakan (6,50) dan panjang akar (57,73 cm) bibit tebu. Actinomycetes 109 CFU/ml memberikan pengaruh terbaik pada volume akar (216,67 ml), bobot segar akar (249,33 g), dan bobot kering akar (118,33 g) bibit tebu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Actinomycetes, Blotong, Kompos, Pembibitan, Tebu
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Sep 2026 05:32
Last Modified: 22 Sep 2026 05:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57647

Actions (login required)

View Item
View Item