Rencana Pengelolaan Lanskap Kawasan Wisata Hutan Mangrove Dewi Biringkassi Kabupaten Pangkep=Landscape Management Plan for the Dewi Biringkassi Mangrove Forest Tourism Area, Pangkep Regency


JUWITA, SYALZADILAH PUTRI (2026) Rencana Pengelolaan Lanskap Kawasan Wisata Hutan Mangrove Dewi Biringkassi Kabupaten Pangkep=Landscape Management Plan for the Dewi Biringkassi Mangrove Forest Tourism Area, Pangkep Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G011191361-i4Xd61roaVtz3POe-20260305235008.jpg

Download (413kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011191361-1-2.pdf

Download (487kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011191361-dp.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
G011191361-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 February 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Hutan Mangrove Dewi Biringkassi merupakan salah satu dari dua hutan mangrove yang berada di Kabupaten Pangkep terletak di Jl. Biringkassi, Dusun Biringkassi, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro. Keberadaan hutan mangrove sangat penting untuk kawasan sekitar selain sebagai fungsi ekologis juga menawarkan fungsi sosial ekonomi untuk masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pengembangan kawasan hutan mangrove sangat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana pengelolaan Wisata Hutan Mangrove Dewi Biringkassi di Kabupaten Pangkep. Metode. Penelitian dibagi empat tahap, yakni: tahap persiapan, inventarisasi, analisis, dan sintesis. Inventarisasi dilakukan dengan cara survei lapang, wawancara, dan pengisian kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif, analisis pengelolaan, dan analisis SWOT. Hasil analisis deskriptif dan pengelolaan menunjukkan bahwa kawasan hutan mangrove ini masih perlu peningkatan pemeliharaan fisik dan ideal serta rencana pengelolaan yang jelas dan terarah. Analisis SWOT dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pada pengelolaan kawasan Hutan Mangrove Dewi Biringkassi. Berdasarkan hasil sintesis yang telah dilakukan, strategi SWOT yang paling tepat untuk diterapkan yaitu strategi Strenght-Opportunity (S-O) dengan mengoptimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi S-O yang direkomendasikan meliputi penguatan kegiatan edukasi, pengembangan fasilitas wisata berbasis konservasi, serta peningkatan kerja sama dengan pihak pemerintah tingkat kabupaten, lembaga pendidikan dan perusahaan melalui program CSR. Selain itu, pemeliharaan fisik kawasan dan penataan fasilitas juga perlu ditingkatkan untuk mendukung kenyamanan dan keberlanjutan ekowisata mangrove.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ekowisata, Hutan mangrove, Pengelolaan lanskap
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Sep 2026 06:08
Last Modified: 21 Sep 2026 06:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57635

Actions (login required)

View Item
View Item